Sabtu, 19 Agustus 2017   |   Ahad, 26 Dzulqaidah 1438 H
Pengunjung Online : 1.197
Hari ini : 3.768
Kemarin : 30.642
Minggu kemarin : 225.915
Bulan kemarin : 10.532.438
Anda pengunjung ke 103.010.069
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
IMAGE GALLERY
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Budaya Melayu

Jebak

a:3:{s:3:

Jebak adalah perangkap yang dibuat untuk menangkap binatang seperti burung, biawak, musang, landak dan lain-lain. Jebak biasanya dibuat dari rotan atau bambu yang dibelah dengan ukuran kecil, lalu dianyam sesuai dengan yang diinginkan. Pada umumnya, bentuknya setengah bulatan, di bagian bawahnya dibuat rata, dilengkapi dengan pintu kecil serta tempat menggantung jebak tersebut. Di dalamnya terdapat tali yang digunakan sebagai penjerat burung atau binatang lain yang masuk.

Pada umumnya, jebak diletakkan di dalam hutan atau di perbatasan kebun, ladang dan lain sebagainya. Untuk menjebak burung, biasanya tukang jebak (pemikat) meletakkan seekor burung yang bersuara merdu di dalam jebaknya sebagai umpannya. Burung tersebut diletakkan pada ruang khusus yang dibedakan dari ruang jebak tersebut.

Untuk sampai ke areal memasang jebak ini, pemikat menutup jebak dengan sehelai kain. Setelah sampai di daerah bersangkutan, jebak diletakkan di atas tanah atau di pohon kayu dengan pintu jebak dalam keadaan terbuka. Setelah itu, jebak ditinggalkan, pemikatnya hanya melihat jebak tersebut dari kejauhan. Jika ada burung yang mendekati jebak tersebut, kemudian masuk ke dalamnya dan memijak tali yang diletakkan di dalam jebak, maka secara otomatis pintu jebakan tertutup dengan sendirinya, lalu, burung tersebut terkurung di dalamnya. Pada umumnya, burung hasil jebakan dipelihara untuk pertandingan atau sekedar hiasan, atau dijual dan dimakan.

Selain jebak burung, ada pula jebak untuk binatang liar seperti musang, atau tenggiling. Jebak jenis ini dibuat dari besi-besi dengan ukuran besar. Ada pula jebak yang diletakkan di hutan atau di pinggirannya, dengan menggunakan kayu-kayu atau besi yang kokoh untuk menjebak biantang liar dan perusak tanaman, seperti babi, monyet, beruk dan lain-lain. Sedangkan tanaman yang dirusak biasanya seperti ubi kayu, keledek, pisang, dan lain sebagainya. Jebak ini diberi umpan seperti bangkai binatang, buah pepaya dan lain sebagainya. (JN/bdy/111/7-07)

Sumber: malaysiana.pnm.my

Dibaca : 12.095 kali.

Berikan komentar anda :

Silakan Login Untuk Komentar

Silakan Login atau Mendaftar terlebih dahulu jika anda belum menjadi anggota.

 Kolom untuk yang sudah menjadi member
Email
Password