Kamis, 23 Februari 2017   |   Jum'ah, 26 Jum. Awal 1438 H
Pengunjung Online : 7.133
Hari ini : 59.965
Kemarin : 84.734
Minggu kemarin : 233.537
Bulan kemarin : 4.156.978
Anda pengunjung ke 101.793.206
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
IMAGE GALLERY
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Budaya Melayu

Konggres Bahasa dan Persuratan

Pengantar Kongres Bahasa dan Persuratan Melayu

Kongres Bahasa dan Persuratan Melayu adalah Kongres yang pada awalnya diprakarsai oleh Angkatan Sasterawan `50 Malaysia. Kongres ini sudah dilakukan sebanyak tiga kali sebelum Malaysia merdeka tahun 1957, yakni berturut-turut 1952, 1954 dan 1956, namun dukungan dari Perdana Menteri Persekutuan Tanah Melayu baru muncul pada Kongres kedua.

Pasca Malaysia merdeka, Kongres Bahasa dan Persuratan Melayu lama tidak diadakan. Masa vakum Kongres kemudian dibangkitkan kembali oleh Dewan Bahasa dan Pustaka Malaysia yang mengadakan Kongres ke-empat pada tahun 1984 di Kuala Lumpur. Kongres-kongres sesudahnya diadakan atas prakarsa dari Dewan Bahasa dan Pustaka (DBP). Dewan Bahasa seakan menjadi tonggak sejarah baru bagi Kongres Bahasa dan Persuratan Melayu. Semenjak itu, Kongres ini diadakan empat tahun sekali.

Berbagai keputusan penting sudah dihasilkan, Piagam Kongres misalnya dicetuskan pada Kongres pertama, Resolusi Kongres dihasilkan pada Kongres Kedua. Persoalan tentang penggunaan aksara latin dan aksara Arab-Pegon sudah diangkat semenjak Kongres kedua. Semenjak Kongres ketiga terdapat berbagai kertas kerja yang sudah dikumpulkan dalam bentuk prosiding oleh http://www.kongresbahasa.org/, sebagai sumber data dalam hal ini. Berbagai keputusan dan makalah tersebut tentu saja harus dijaga dan dihargai, salah satu caranya adalah dengan menampilkannya kembali di MelayuOnline.com ini.

Berkenaan dengan keputusan Kongres, MelayuOnline.com berusaha menghormati berbagai keputusan yang dihasilkan. Salah satu caranya adalah dengan memuat hasil-hasil dan keputusan Kongres tanpa mengubah redaksi yang ada, akan tetapi disesuaikan sedapat mungkin dengan sumber yang dikutip. Mengingat, pengubahan baik dalam bentuk koreksi ataupun dengan tujuan lain, bisa jadi menyebabkan berubahnya substansi keputusan atau nilai-nilai sejarah yang terkandung di dalamnya, hal mana yang mungkin tidak akan terjadi apabila keputusan itu dimuat sesuai dengan redaksi yang ada.

Setiap makalah atau kertas kerja ditampilkan judul berikut penulisnya. Makalah-makalah atau kertas kerja yang dibentangkan tersebut akan tetap dipertahankan sebagaimana adanya. Hanya saja barangkali terdapat berbagai upaya penyuntingan dari segi teknis agar tampilan makalah atau kertas kerja tersebut menjadi enak dibaca, karena walau bagaimanapun kekurangan-kekurangan teknis dapat mengganggu kenyamanan ketika membaca. Pengunjung dapat mengakses makalah sesuai dengan waktu dibentangkan di Kongres.

Pada akhirnya, perlu disebutkan pula bahwa tidak tertutup kemungkinan telah terjadi berbagai perubahan yang tidak disengaja atau akibat kelalaian. Apalagi sumber pengutipan bukanlah teks asli dari Kongres, melainkan hasil pencatatan dari sumber ketiga. (SR/kms/48/11-07)
  1. Kongres Bahasa dan Persuratan ke - I. (2)
  2. Kongres Bahasa dan Persuratan ke - II. (2)
  3. Kongres Bahasa dan Persuratan ke - III.
  4. Kongres Bahasa dan Persuratan ke - IV.
  5. Kongres Bahasa dan Persuratan ke - V.
  6. Kongres Bahasa dan Persuratan ke - VI.
  7. Kongres Bahasa dan Persuratan ke - VII.
Dibaca : 9.899 kali.

Berikan komentar anda :

Silakan Login Untuk Komentar

Silakan Login atau Mendaftar terlebih dahulu jika anda belum menjadi anggota.

 Kolom untuk yang sudah menjadi member
Email
Password