Selasa, 25 Juli 2017   |   Arbia', 1 Dzulqaidah 1438 H
Pengunjung Online : 6.946
Hari ini : 62.784
Kemarin : 6.177
Minggu kemarin : 728.948
Bulan kemarin : 6.361.067
Anda pengunjung ke 102.894.846
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
IMAGE GALLERY
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Budaya Melayu

Pantun Kelakar Terhadap Isteri

Sifatnya bini yang mudah meradang menjadi bahan pantun jenaka. Demikian juga keadaaan fisik bini seperti bisu, buta, gemuk dan bini yang tengah hamil menjadi bahan pantun kelakar. Namun demikian, kekurangan fisik ini bukan dipandang negatif, melainkan menyenangkan. Pada beberapa isi pantun berbini bisu, buta atau gemuk justru menguntungkan bagi pihak suami. Pantun ini menyiratkan pula bahwa kekurangan seorang istri secara fisik, menjadi alat untuk mengungkapkan kelebihannya.

  001. Bagaimana jala tidakkan koyak
Tali pengikat kena ke ranting   
Bagaimana kepala tidakkan botak
Bini empat semuanya bunting

002.Bagaimana keladi tidakkan gatal
Diberak semut pagi dan petang
Bagaimana gigi tidakkan tanggal
Awak pencarut bini peradang

003.Bagaimana padi tidakkan rebah
Dipijak kambing bersama badak
Bagaimana bini tidakkan marah
Dia bunting awak merangkak

004.Ada untungnya membeli badik
Dipegang saja orang lah takut
Ada untungnya berbini cantik
Dipandang saja kenyanglah perut

005.Ada malangnya membeli badik
Bila majal manfaatnya kurang
Ada malangnya berbini cantik
Bila ditinggal dipanjat orang

006.Ada untungnya membeli pasu
Pecahnya tidak sulit diganti
Ada untungnya berbini bisu
Marahnya tidak memaki-maki

007.Ada malangnya membeli pasu
Bila sumbing disimpan saja
Ada malangnya berbini bisu
Bila berunding tangan meraba

008.Ada untungnya membeli tepak
Dapat diisi sirih dan pinang
Ada untungnya berbini pekak
Diumpat laki dia bertenang

009.Ada untungnya membeli pelita
Hari gelap dinyalakan sumbu
Ada untungnya berbini buta
Laki berkurap dia tak tahu

010.Ada untungnya membeli lada
Dibuat sambal memanglah lezat
Ada untungnya berbini muda
Dibuat bantal hilanglah penat

011.Bagaimana lutung takkan berang
Babi mengejek kera mencerca
Bagaimana hidung takkan kembang
Bini cantik mertuapun kaya

012.Bagaimana lutung takkan berang
Kera memijak babi menginjak
Bagaimana hidung takkan kembang
Harta banyak binipun banyak

013.Bagaimana lutung takkan berang
Anak beruk mencuri manggis
Bagaimana hidung takkan kembang
Awak lah bungkuk berbini gadis

014.Bagaimana lutung takkan berang
Lebah menderu babi meluru
Bagaimana hidung takkan kembang
Rumah baru binipun baru
Dibaca : 26.736 kali.

Berikan komentar anda :

Silakan Login Untuk Komentar

Silakan Login atau Mendaftar terlebih dahulu jika anda belum menjadi anggota.

 Kolom untuk yang sudah menjadi member
Email
Password