Pantun Kelakar Terhadap Isteri
Sifatnya bini yang mudah meradang menjadi bahan pantun jenaka. Demikian juga keadaaan fisik bini seperti bisu, buta, gemuk dan bini yang tengah hamil menjadi bahan pantun kelakar. Namun demikian, kekurangan fisik ini bukan dipandang negatif, melainkan menyenangkan. Pada beberapa isi pantun berbini bisu, buta atau gemuk justru menguntungkan bagi pihak suami. Pantun ini menyiratkan pula bahwa kekurangan seorang istri secara fisik, menjadi alat untuk mengungkapkan kelebihannya.
| | 001. | Bagaimana jala tidakkan koyak Tali pengikat kena ke ranting Bagaimana kepala tidakkan botak Bini empat semuanya bunting |
| 002. | Bagaimana keladi tidakkan gatal Diberak semut pagi dan petang Bagaimana gigi tidakkan tanggal Awak pencarut bini peradang |
| 003. | Bagaimana padi tidakkan rebah Dipijak kambing bersama badak Bagaimana bini tidakkan marah Dia bunting awak merangkak |
| 004. | Ada untungnya membeli badik Dipegang saja orang lah takut Ada untungnya berbini cantik Dipandang saja kenyanglah perut |
| 005. | Ada malangnya membeli badik Bila majal manfaatnya kurang Ada malangnya berbini cantik Bila ditinggal dipanjat orang |
| 006. | Ada untungnya membeli pasu Pecahnya tidak sulit diganti Ada untungnya berbini bisu Marahnya tidak memaki-maki |
| 007. | Ada malangnya membeli pasu Bila sumbing disimpan saja Ada malangnya berbini bisu Bila berunding tangan meraba |
| 008. | Ada untungnya membeli tepak Dapat diisi sirih dan pinang Ada untungnya berbini pekak Diumpat laki dia bertenang |
| 009. | Ada untungnya membeli pelita Hari gelap dinyalakan sumbu Ada untungnya berbini buta Laki berkurap dia tak tahu |
| 010. | Ada untungnya membeli lada Dibuat sambal memanglah lezat Ada untungnya berbini muda Dibuat bantal hilanglah penat |
| 011. | Bagaimana lutung takkan berang Babi mengejek kera mencerca Bagaimana hidung takkan kembang Bini cantik mertuapun kaya |
| 012. | Bagaimana lutung takkan berang Kera memijak babi menginjak Bagaimana hidung takkan kembang Harta banyak binipun banyak |
| 013. | Bagaimana lutung takkan berang Anak beruk mencuri manggis Bagaimana hidung takkan kembang Awak lah bungkuk berbini gadis |
| 014. | Bagaimana lutung takkan berang Lebah menderu babi meluru Bagaimana hidung takkan kembang Rumah baru binipun baru |
Dibaca : 28.370 kali.
Berikan komentar anda :