Minggu, 26 Februari 2017   |   Isnain, 29 Jum. Awal 1438 H
Pengunjung Online : 6.204
Hari ini : 54.228
Kemarin : 81.319
Minggu kemarin : 233.537
Bulan kemarin : 4.156.978
Anda pengunjung ke 101.799.856
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
IMAGE GALLERY
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Budaya Melayu

Pantun Kelakar Terhadap Janda

Janda menjadi bahan pantun jenaka karena janda dianggap lebih berpengalaman dibanding seorang gadis, khususnya dalam hubungan seksualitas. Namun ada beberapa pantun yang mengungkapkan bahwa seorang laki-laki dianggap bernasib malang jika hanya mampu menikahi seorang janda.

  001. Sabit bukan sebarang sabit
Sabit berhulu kepala gajah
Sakit bukan sebarang sakit
Sakit merayu jandanya nikah

002.Sabit bukan sebarang sabit
Sabit berhulu kepala gajah
Sakit bukan sebarang sakit
Sakit merayu jandanya nikah

003.Ada malangnya membeli kuda
Walaupun baik susah dikekang
Ada malangnya berbini janda
Walaupun cantik lah sisa orang

004.Susahlah hati anak merpati
Nampak kuda meminum darah
Susahlah hati hendak berlaki
Awaklah janda sebelum nikah

005.Anak kuda memakan dedak
Datang balam duduk berjaga
Awak duda gilakan talak
Siang malam mengintai janda

006.Ada untungnya membeli kuda
Dapat dipacu berulang alik                 
Ada untungnya berbini janda
Dapat berguru yang pelik-pelik

007.Bagaimana rusa tidak mengamuk
Kijang menyombong menampar dada
Bagaimana dara tidak merajuk
Bujang sekampung mengejar janda

008.Bagaimana unta tidakkan pening
Tupai meranda dipinang balam
Bagaimana mata tidakkan juling
Mengintai janda siang dan malam

009.Ada untungnya membeli kuda
Dapat dipacu berulang alik
Ada untungnya berbini janda
Dapat berguru yang pelik-pelik

010.Catuk bukan sebarang catuk
Catuk ayam menang berlaga
Duduk bukan sebarang duduk
Duduk diam mengenang janda

011.Daripada manggis eloklah mangga
Karena mangga rasanya enak
Daripada gadis eloklah janda
Karena janda ilmunya banyak

012.Jerat dipasang sekali habis
Bila tak habis senjalah hari
Niat memang mencari gadis
Tak ada gadis jandapun jadi

013.Lubuk Bakung teluk negeri
Di sana Buaya banyak bersarang
Menengok Lutung jadi menteri
Banyaklah janda mabuk kepayang

014.Mengapa main berlalai-lalai
Karena hari menjelang senja
Mengapa kain terburai-burai
Karena lakinya pulang ke janda

015.Perahu Cina membawa rempah
Jalannya miring dipukul ombak
Rindu kan janda sudah menikah
Badan meranting kepala botak 

016.Perahu Bugis bermuatan lada
Terlanda pukat berhenti dulu
Dituju gadis yang dapat janda
Janda dapat dijadikan guru

017.Pisau belati baru diasah
Untuk senjata menembuk dinding
Risau hati malu bertambah
Menengok janda duduk bersanding

018.Sabit bukan sebarang sabit
Sabit pandak bertuang baja  
Sakit bukan sebarang sakit
Sakit hendak mengulang janda

019.Sabit bukan sebarang sabit
Sabit berhulu kepala gajah
Sakit bukan sebarang sakit
Sakit merayu jandanya nikah

020.Sejak beruk menampar kuda
Ternak yang lain menjadi kacau
Sejak datuk mengejar janda
Banyaklah datin membeli pisau

021.Susahlah hati anak merpati
Nampak kuda meminum darah
Susahlah hati hendak berlaki
Awaklah janda sebelum nikah

022.Tali kail sangkut ke kail
Dilempar masuk ke tempat kuda
Hati kecil lutut menggigil
Mendengar datuk memikat janda

023.Tali bendera berwarna kuning
Tanda daulat serta kuasa
Hati gembira duduk bersanding
Tahunya dapat janda tua 

024.Untuk apa membeli renda
Untuk meperindah sulaman
Untuk apa berbini janda
Untuk menambah pengalaman

025.Uncang kecil isi sedikit
Membayar lada manakan sampai    
Tulang menggigil lari terbirit
Dikejar janda di depan ramai

026.Usang bukan sebarang usang
Usang mangkuk gunanya sama
Pulang bukan sebarang pulang
Pulang menengok janda lama

027.Walau banyak cawan dijual
Harga murah cepat larisnya
Walau banyak kawan berbual
Bersua janda cepat larinya

028.Wakil bukan sebarang wakil
Wakil orang mengantar tanda
Degil bukan sebarang degil
Degil miang mengejar janda

029.Wakil udang kepada belida
Wakil belida kepada buntal
Degil bujang karena janda
Degil janda karena gatal

030.Waktu pagi orang merenda
Merenda kain untuk selendang
Malulah hati memandang janda
Janda lah kawin awak membujang

031.Waktu pagi kabut pun reda
Hendak bersampan laut berombak
Mau berhenti takut ke janda
Hendak berjalan lutut lah bengkak

032.Waktu sehari terasa lama
Ditinggal sedang mabuk kepayang
Malulah hati bersua janda
Sesalpun datang bukan kepalang

033.Waktu menteri berjaja jagung
Orang menangis mengurut dada
Pilulah hati dara sekampung
Bujangnya habis disikat janda

034.Yakin dihati yakinlah umat
Niat tak habis pada yang luhur     
Lain dicari lain yang dapat
Tak dapat gadis jandapun syukur

035.Yang bertanda biar bertanda
Untung tanda dapat dipegang
Orang menjanda biar menjanda
Untung janda mendapat bujang

036.Yang wangi bunga
Yang busuk tahi
Yang dicari janda
Yang dipeluk bini

037.Yang direndang bilis
Yang masak lada
Yang dipinang gadis
Yang terbawak janda

038.Yang diminta bilis
Yang dapat lada
Yang dicinta gadis
Yang dapat janda

039.Yang ada sudah dihimbau
Niat berdoa menolak bala
Orang duda suka mengigau
Teringat janda ditalak tiga

040.Api siapa di pondok itu
Apinya janda tengah menugal
Laki siapa yang bungkuk itu
Sudah tua gila menggatal 
Dibaca : 26.730 kali.

Berikan komentar anda :

Silakan Login Untuk Komentar

Silakan Login atau Mendaftar terlebih dahulu jika anda belum menjadi anggota.

 Kolom untuk yang sudah menjadi member
Email
Password