Rabu, 26 April 2017   |   Khamis, 29 Rajab 1438 H
Pengunjung Online : 2.698
Hari ini : 6.562
Kemarin : 65.310
Minggu kemarin : 401.091
Bulan kemarin : 5.093.107
Anda pengunjung ke 102.211.170
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
IMAGE GALLERY
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Budaya Melayu

Soto Kudus


Soto merupakan masakan yang sangat populer di kalangan masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, banyak daerah yang menjadikan soto sebagai masakan khas daerah tersebut. Salah satunya adalah Kabupaten Kudus. Soto Kudus boleh dibilang berbeda dengan soto-soto yang ada di kota lain. Jika selama ini kita mengenal soto berbahan dasar daging sapi, maka kita tidak akan pernah menemukan Soto Kudus yang berbahan dasar sapi. Hal ini berhubungan dengan kepercayaan yang telah dianut oleh masyarakat Kudus secara turun temurun.

Konon katanya, pada saat Sunan Kudus menyebarkan agama Islam, di Kudus sudah ada penduduk yang memeluk agama Hindu. Warga Hindu ini menganggap sapi adalah hewan yang suci dan tidak boleh dikonsumsi. Beranjak dari hal tersebut, Sunan Kudus menganjurkan supaya warga yang beragama Islam tidak memotong daging sapi serta mengkonsumsinya. Hal ini bertujuan untuk menghormati umat Hindu yang telah lebih dulu ada di wilayah tersebut. Beliau menyarankan supaya warga memakan daging hewan lainnya, yakni daging kerbau atau daging ayam. Kebiasaan tersebut berlangsung terus-menerus hingga saat ini, sehingga tidak lazim bagi penduduk asli Kudus menyantap daging sapi.

Bahan Utama:

  • 1 ekor ayam kampung (atau daging kerbau)
  • 2 liter air, untuk merebus
  • 2 sdt garam
  • 3 lembar daun salam
  • 200 gr taoge pendek, siram air panas, tiriskan
  • 1 batang seledri, iris halus
  • 2 sdm bawang goreng
  • 1 sdm bawang putih goreng
  • minyak goreng secukupnya

Bumbu halus:

  • 6 siung bawang merah
  • 6 siung bawang putih
  • 1 sdt ketumbar, sangrai
  • 1/2 sdt jintan, sangrai
  • 5 butir kemiri, goreng
  • 2 ruas jari kunyit
  • 2 ruas jari jahe
  • 1 sdt merica
  • 1/2 sdt garam
  • 1/2 sdt gula merah

Pelengkap:

  • 10 buah cabe rawit merah, ulek, taruh di mangkuk, tuang dengan sedikit kaldu
  • 50 ml kecap manis
  • 5 butir telur ayam rebus
  • Potongan jeruk nipis

Cara membuat:

  1. Siapkan panci, masak air hingga mendidih. Masukkan ayam dan garam, biarkan mendidih kembali, lalu kecilkan api, masak terus ayam hingga 2 jam. Setelah itu bersihkan air kaldu dari lemak dengan sendok sayur.
  2. Angkat ayam dan goreng dalam minyak panas sampai kuning. Angkat, dinginkan, dan suwir-suwir.
  3. Panaskan minyak, tumis bumbu halus, masukkan daun salam, masak hingga matang dan harum.
  4. Masukkan bumbu yang telah ditumis ke dalam air kaldu. Masak hingga mendidih.

Cara penyajian:

  1. Masukkan taoge dan suwiran ayam ke dalam mangkuk. Siram dengan kuah soto dan taburi dengan bawang goreng serta seledri.
  2. Jika suka tambahkan telur rebus yang telah dibelah menjadi 2 bagian.
  3. Tambahkan perasan air jeruk nipis, sambal, dan kecap sesuai selera.
  4. Sajikan dengan nasi putih.

Elisabeth Murni (kul/5/09-09)

Diolah dari berbagai sumber

Sumber Foto: http://dias13.wordpress.com/

Dibaca : 4.785 kali.

Berikan komentar anda :

Silakan Login Untuk Komentar

Silakan Login atau Mendaftar terlebih dahulu jika anda belum menjadi anggota.

 Kolom untuk yang sudah menjadi member
Email
Password