Senin, 16 Oktober 2017   |   Tsulasa', 25 Muharam 1439 H
Pengunjung Online : 432
Hari ini : 21.445
Kemarin : 21.597
Minggu kemarin : 157.490
Bulan kemarin : 7.753.475
Anda pengunjung ke 103.479.651
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
IMAGE GALLERY
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Budaya Melayu

Ayam Betutu Khas Bali


Betutu merupakan masakan kebangganan masyarakat Bali yang terbuat  dari ayam atau bebek utuh yang berisi bumbu, kemudian dibungkus dengan daun dan pelepah pisang, lalu dipanggang dalam api sekam selama 6-7 jam. Salah satu produsen betutu adalah Desa Melinggih, Kecamatam Payangan, Kabupaten Gianyar. Betutu biasa digunakan sebagai sajian pada upacara keagamaan dan upacara adat. Selain itu, betutu juga dikonsumsi oleh warga dan para wisatawan.

Bahan:

  • 1 ekor ayam ukuran besar
  • 100 gr daun singkong muda, rebus hingga lunak, potong-potong
  • 5 sdm minyak untuk menumis
  • Aluminium foil untuk pembungkus

Bumbu Halus:

  • 7 buah cabai merah
  • 5 buah cabe rawit
  • 5 butir kemiri, disangrai
  • 10 butir bawang merah
  • 1 sdt terasi
  • 5 butir bawang putih
  • 1 sdm ketumbar, disangrai
  • sdm serai, diiris halus
  • 2 sdt merica bulat
  • 1 sdm lengkuas cincang
  • sdt pala bubuk
  • 2 sdt kunyit cincang
  • 4 lbr daun jeruk purut
  • 2 sdt jahe cincang
  • Garam secukupnya
  • Gula secukupnya

Cara Pembuatan:

  1. Cuci dan bersihkan ayam, buang brutunya.
  2. Tumis bumbu halus sampai harum dan kering. Angkat dan dinginkan. Bagi menjadi dua bagian.
  3. Campur satu bagian bumbu dengan daun singkong. Masukkan dalam rongga badan ayam, semat lubangnya dengan tusuk gigi.
  4. Lumurkan sisa bumbu pada permukaan ayam.
  5. Bungkus dengan aluminium foil. Panggang dalam oven dengan suhu 180C selama 2-3 jam.
  6. Setelah matang angkat, potong-potong dan hidangkan.

Tips:

Sebelum dipanggang, ayam bisa dikukus terlebih dulu kurang lebih 45 menit, kemudian dipanggang selama satu jam. Untuk mendapatkan cita rasa bumbu yang lebih meresap, sebaiknya ayam dimasak dengan cara lami. Gunakan daun pisang sebagai pembungkusnya, kemudian ditanam dalam lubang ditanah dan ditutup dengan bara api/sekam. Setelah 6-7 jam ayam akan matang dan bisa dihidangkan.

Elisabeth Murni (kul/9/10-09)

Sumber:http://www.swaberita.com/

Dibaca : 9.021 kali.

Berikan komentar anda :

Silakan Login Untuk Komentar

Silakan Login atau Mendaftar terlebih dahulu jika anda belum menjadi anggota.

 Kolom untuk yang sudah menjadi member
Email
Password