Gulai Paku

Saat mendengar kata paku pasti pikiran Anda akan tertuju pada logam keras berujung runcing yang biasa digunakan untuk membangun rumah. Namun, apa yang ada dalam benak Anda jika kata paku disandingkan dengan kata gulai? Gulai Paku. Jangan salah, ini bukan sup bersantan berisi paku-paku tajam, melainkan berisi tanaman paku atau yang lebih dikenal dengan nama pakis. Pohon pakis memang bak ilalang di Sumatra Barat, tumbuh tak beraturan di mana-mana. Oleh karena itu, orang Minang menciptakan menu ini. Gulai Paku menjadi salah satu masakan yang cukup populer di Sumatra Barat. Gulai ini berbahan dasar daun pakis muda yang telah disiangi, santan, udang, dan tentu saja cabai. Gulai Paku biasa disajikan dengan ketupat atau lontong.
Bahan:
- ½ kg daun pakis muda yang sudah disiangi
- 750 cc santan cair dari ½ btr kelapa dan sedikit santan kental
- 200 gr udang kupas
- 1 batang serai, memarkan
- 2 cm lengkuas, memarkan
- 3 buah asam kandis
- 30 lbr daun kemangi
Bumbu Halus:
- 1 ons cabai merah
- 10 siung bawang merah
- 3 siung bawang putih
- 2 cm kunyit
- 2 cm jahe
- Garam secukupnya
Cara Membuat:
- Cuci daun pakis yang sudah disiangi, tiriskan.
- Didihkan santan dengan semua bumbu berikut udang, aduk-aduk agar santan tidak pecah.
- Masukkan daun pakis, tunggu hingga mendidih sekali lagi, masukkan santan kental.
- Masak terus sampai santan berminyak, angkat.
- Sajikan dengan lontong atau ketupat.
Tips:
Agar lebih mudah disantap pilihlah daun pakis yang tangkainya masih muda. Udang bisa diganti dengan ikan asin jambal atau ikan teri.
Elisabeth Murni (kul/13/12-09)
Resep diolah dari berbagai sumber
Sumber Foto: http://inforesep.com/
Dibaca : 7.633 kali.
Berikan komentar anda :