Rabu, 23 Agustus 2017   |   Khamis, 30 Dzulqaidah 1438 H
Pengunjung Online : 4.217
Hari ini : 28.698
Kemarin : 74.347
Minggu kemarin : 334.268
Bulan kemarin : 10.532.438
Anda pengunjung ke 103.045.080
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
IMAGE GALLERY
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Budaya Melayu

Ilabulo

a:3:{s:3:

“Bah, makanan apa pula itu,” mungkin kalimat itu yang akan meluncur dari mulut orang Batak saat membaca menu makanan dengan nama Ilabulo. Hal itu lumrah saja, karena Ilabulo merupakan makanan khas berbahan dasar sagu yang hanya dikenal oleh masyarakat Gorontalo. Meskipun sama-sama berbahan dasar sagu, Ilabulo ini sangatlah berbeda dengan Papeda. Bentuk dan ukuran Ilabulo lebih terkesan seperti kue basah yang dibungkus daun pisang. Selain sagu, Ilabulo juga berisikan potongan hati atau daging ayam, bahkan ada juga yang menggunakan ikan laut.

Ilabulo dapat dijumpai dalam dua versi, yakni dikukus atau dibakar. Namun, jenis yang paling banyak ditemui adalah Ilabulo kukus. Warga Gorontalo biasa menyantap makanan ini dengan Nasi Jaha (Lemang), sate ayam, rica-rica, atau sambal goreng. Jika Anda tertarik untuk membuatnya, silahkan cermati resep di bawah ini.

Bahan:

  • 300 gr hati ayam/daging ayam/ikan segar
  • 100 gr sagu
  • 250 liter santan
  • Jeruk nipis secukupnya
  • Daun pisang secukupnya

Bumbu halus:

  • 5 siung bawang putih
  • 5 siung bawang merah
  • Cabe rawit sesuai selera
  • Lada secukupnya
  • Garam secukupnya
  • Minyak secukupnya

Cara membuat:

  1. Cuci bersih hati/daging ayam.  Kucuri dengan perasan air jeruk nipis dan garam, diamkan sebentar.
  2. Rebus hati/daging ayam hingga lunak. Angkat dan sisihkan kaldunya. Daging/hati dipotong-potong sesuai selera.
  3. Tumis bumbu halus hingga harum. Masukkan hati/daging ayam yang telah dipotong-potong. Masukkan santan, kaldu, dan sagu. Aduk-aduk hingga rata.
  4. Setelah adonan berubah seperti bubur kecilkan api, kemuadian angkat.
  5. Siapkan daun pisang yang sudah dibersihkan. Letakkan 2 sendok adonan ke dalam daun pisang, kemudian dibungkus. Lakukan berulang-ulang hingga adonan abis.
  6. Kukus adonan selama 20 menit. Angkat.
  7. Ilabulo siap dihidangkan.

__________

Elisabeth Murni (kul/19/03-10)

Diolah dari berbagai sumber

Sumber foto utama: Majalah Tamasya edisi Juni 2008

Dibaca : 5.085 kali.

Berikan komentar anda :

Silakan Login Untuk Komentar

Silakan Login atau Mendaftar terlebih dahulu jika anda belum menjadi anggota.

 Kolom untuk yang sudah menjadi member
Email
Password