Sabtu, 27 Mei 2017   |   Ahad, 1 Ramadhan 1438 H
Pengunjung Online : 3.928
Hari ini : 8.515
Kemarin : 79.515
Minggu kemarin : 688.898
Bulan kemarin : 5.828.511
Anda pengunjung ke 102.473.414
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
IMAGE GALLERY
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Budaya Melayu

Tari Pelipur Lara: Tari Tradisional Melayu dari Sumatra Utara

Tari Pelipur Lara adalah salah satu tarian tradisional yang berasal dari Sumatra Utara. Sesuai dengan namanya, Tari Pelipur Lara mempunyai karakter riang yang menggambarkan pergaulan di antara para pemuda maupun pemudi.

1. Asal-usul

Tari Pelipur Lara atau Tari Anak Lara merupakan tarian dengan jenis tempo joget. Ragam tarian ini hampir sama dengan Tari Lagu Dua dan Tari Melenggok. Gerakan dan langkah dari ketiga tarian ini serupa, baik gerakan kaki maupun tangan menggunakan langkah dua. Tarian ini menggambarkan kegembiraan muda-mudi dalam pergaulan mereka. Suasana dalam tarian ini adalah suasana riang dan penuh sendau-gurau. Suasana seperti ini terlihat pada gerakan saling mengejar di antara para penari, terutama pada ragam dua dan ragam empat.

2. Penari

Tari Pelipur Lara ditarikan secara berpasangan yang terdiri dari penari perempuan dan penari laki-laki. Tarian bisa digelar dengan hanya sepasang penari maupun beberapa pasang penari.  

3. Ragam Gerakan

Pola langkah gerakan pada tarian ini hampir semuanya menggunakan langkah dua. Bedanya, pada tarian ini tidak ada gerak muncul sebagaimana yang terdapat pada tarian lain. Di dalam tarian ini muncul kesan kesinambungan gerak dan langkah dalam setiap ragam.

Tarian ini mempunyai empat ragam dan setiap ragam memiliki ketuk 8x8. Keseluruhan gerakan tarian ini berjumlah 32x8 ketuk. Ragam-ragam pada tarian ini terdiri dari dua bagian. Gerakan-gerakan dalam tarian ini adalah gerakan pengulangan. Ragam 2 pada tarian ini juga diulang pada ragam 4 secara keseluruhan. Ragam 1 dan ragam 3 pada hitungan 2x8 terakhir pada setiap bagian A dan B merupakan pengulangan keseluruhan. Perbedaan gerakan hanya terdapat pada hitungan 2x8 pertama tiap bagian A dan B pada ragam 1 dan ragam 3. Ragam gerakan pada Tari Melayu Pelipur Lara adalah sebagai berikut:

a. Ragam 1A:

  1. Gerakan di tempat, arah badan serong kiri dengan tumpuan kaki kiri. Kaki kanan bergerak ke depan dan ke belakang dengan hanya mencecahkan ujung jari kaki. Hitungan 1 dan 3 kaki bergerak maju kemudian 2 dan 4 mundur. Gerakan tangan melenggang biasa, namun telapak tangan boleh berbentuk seperti maju langkah dua dalam hitungan 1x8.
  2. Gerakan penari di tempat, badan mengarah serong ke kanan. Kaki kanan menjadi tumpuan, kaki kiri bergerak ke depan dan ke belakang dengan hanya mencecahkan ujung jari kaki. Pada hitungan ke 1 dan 3 kaki maju dan gerakan 2 dan 4 kaki mundur. Gerakan tangan melenggang biasa, namun telapak tangan boleh berbentuk seperti maju dua langkah dengan hitungan 1x8.
  3. Maju dua langkah menuju sisi kanan pasangan, dan para saat melewati garis tengah berbelok atau memutar ke arah kanan. Hitungan pada gerakan ini adalah 1x8.   
  4. Penari maju langkah dua menuju ke tempat semula dengan edaran seperti mata pancing atau huruf s terbalik dengan hitungan 1x8.

b. Ragam 1B:

Gerakan pada ragam ini adalah pengulangan gerakan pada ragam 1A.

c. Ragam 2A:

  1. Maju langkah dua bergerak memutar ke arah kanan dengan hitungan 1x8.
  2. Maju langkah dua bergerak memutar ke arah kiri dengan hitungan 1x8.
  3. Maju langkah dua menyeberangi garis tengah menuju ke tempat pasangan dengan edaran membentuk mata pancing dari arah kiri ke kanan dengan hitungan 1x8.
  4. Pada hitungan 1 sampai 4, penari maju dua langkah ke arah kanan. Kemudian pada hitungan 5 hingga 8, penari maju dua langkah melingkar ke arah sebaliknya, yaitu ke arah kiri. Kemudian posisi penari berada di tempat pasangan dengan hitungan 1x8.

d. Ragam 2B:

Semua gerakan pada ragam 2B diulang, posisi kembali ke tempat semula.

e. Ragam 3A:

  1. Gerakan di tempat, arah badan menghadap pasangan, kaki kiri menjadi tumpuan, kaki kanan bergerak ke depan dan menyilang dengan mencecahkan ujung jari kaki. Gerakan ini dinamakan gerakan Lanjak. Hitungan pada gerakan, yaitu:
    • Hitungan pertama kaki penari bergerak maju ke arah kanan depan (menyerong).
    • Hitungan kedua menyilang di depan kaki kiri.
    • Hitungan ketiga serupa dengan hitungan pertama.
    • Hitungan keempat kaki penari kembali ke tempat semula (sejajar kaki kiri).
    • Hitungan kelima sama dengan gerakan pada hitungan pertama dan ketiga.
    • Hitungan keenam serupa dengan gerakan pada hitungan kedua.
    • Hitungan ketujuh serupa dengan gerakan pada hitungan pertama. Ketiga, dan kelima.
    • Hitungan kedelapan sama dengan hitungan keempat.

    Pada saat melakukan ragam gerakan ini, tangan penari pria berkacak pinggang, sedangkan tangan kanan penari wanita berada di dada kanan dan ujung jari seolah memegang kerah baju dengan siku dilipat. Lengan atas tidak boleh lurus dengan bahu. Sedangkan tangan kiri tetap berada di kiri badan, tepatnya pada pangkal pada dan biasanya sambil sedikit menyingsingkan kain.
  2. Penari melakukan gerakan di tempat, arah badan penari menghadap pasangan, kaki kanan menjadi tumpuan, kaki kiri bergerak ke depan dan menyilang dengan hanya bertumpu pada jari-jari kaki. Hitungan pada gerakan ini, yakni:
    • Hitungan pertama serong kiri.
    • Hitungan kedua kaki menyilang di depan kaki kanan.
    • Hitungan ketiga sama dengan gerakan pada hitungan pertama.
    • Hitungan keempat kembali ke tempat semula kaki kiri sejajar dengan kaki kanan.
    • Hitungan kelima gerakannya sama dengan gerakan hitungan pertama dan ketiga.
    • Hitungan keenam serupa dengan hitungan kedua.
    • Hitungan ketujuh serupa dengan hitungan pertama, ketiga, dan kelima.
    • Hitungan kedelapan serupa dengan gerakan hitungan keempat.

  3. Maju dua langkah menuju sisi kanan pasangan ketika melewati garis tengah, penari berputar ke arah kanan. Hitungan gerakan tersebut adalah 1x8.
  4. Maju dua langkah menuju ke tempat semula dengan edaran seperti mata pancing atau huruf “S” terbalik dengan hitungan 1x8.

f. Ragam 3B

Gerakan pada Ragam 3B adalah pengulangan dari ragam 3A.

g. Ragam 4

Semua gerakan pada ragam 2 diulang.

 

Garis edar Tari Pelipur Lara

Sumber foto: Tengku Mira Sinar (ed.), 2009. Teknik Pembelajaran Dasar Melayu Tradisional Karya Guru Sauti. Medan: Yayasan Kesultanan Serdang bekerjasama dengan Balai Kajian dan Pengembangan Budaya Melayu, p. 68-69.

4. Lagu Pengiring

Lagu untuk mengiringi Tari Pelipur Lara adalah lagu Anak Kala, Serampang Laut, Joget Bunga Melati, Air Pasang, Selayang Pandang, Pancang Jermal, serta berbagai lagu lain yang sesuai dengan tarian ini.

5. Nilai-nilai

Tari Pelipur Lara mempunyai nilai-nilai yang dapat dikembangkan sebagai dasar dalam pergaulan sehari-hari. Nilai-nilai yang terkandung dalam Tari Pelipur Lara adalah:

  1. Nilai Tradisi. Tari Pelipur Lara merupakan salah satu tarian yang men jadi salah satu kekayaan tradisional masyarakat Melayu. Pengetahuan masyarakat Melayu tentang pergaulan muda-mudi muncul dalam tarian ini. Tarian dapat dijadikan sebagai rujukan generasi muda dalam pergaulan mereka.
  2. Nilai Hiburan. Tarian ini merupakan tarian yang memunculkan karakter dan suasana riang. Suasana tersebut dapat membawa dampak bagi pemirsa sehingga dapat merasakan kegembiraan setelah menonton pertunjukan tarian ini.
  3. Nilai Pelestarian Budaya. Tari Pelipur Lara merupakan adalah salah satu kekayaan budaya masyarakat Melayu. oleh karena itu, pelestarian dan pengembangan tarian ini sangat penting artinya bagi pengembangan budaya Melayu.   

6. Penutup

Pengembangan Tari Pelipur Lara merupakan salah satu bentuk pelestarian budaya Melayu. Pengembangan tarian ini bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, namun juga seluruh stakeholder yang ada.

(Mujibur Rohman/bdy/27/06-2011)

Sumber foto: Koleksi BKPBM

Referensi:

Tengku Mira Sinar (ed.), 2009. Teknik Pembelajaran Dasar Melayu Tradisional Karya Guru Sauti. Medan: Yayasan Kesultanan Serdang bekerjasama dengan Balai Kajian dan Pengembangan Budaya Melayu. 

Dibaca : 10.719 kali.

Berikan komentar anda :

Silakan Login Untuk Komentar

Silakan Login atau Mendaftar terlebih dahulu jika anda belum menjadi anggota.

 Kolom untuk yang sudah menjadi member
Email
Password