Rabu, 13 Desember 2017   |   Khamis, 24 Rab. Awal 1439 H
Pengunjung Online : 3.319
Hari ini : 23.598
Kemarin : 36.474
Minggu kemarin : 254.041
Bulan kemarin : 5.609.877
Anda pengunjung ke 103.954.410
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
IMAGE GALLERY
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Budaya Melayu

Rebab

a:3:{s:3:

Rebab berfungsi sebagai alat musik penghibur diri. Rebab dimainkan dengan sendiri untuk mengiringi nyanyian yang dikumandangkan oleh pemainnya. Selain itu, alat musik ini digunakan dalam acara meratok (meratap), yaitu mengiringi dari tempat tersembunyi ketika sanak keluarga menangisi anggota keluarga yang meninggal.

Untuk konteks Malaysia, rebab terkenal di Kelantan, Kedah dan Terengganu. Alat musik ini digunakan dalam pertunjukan drama seperti Mak Yong, Menora, dan Main Puteri. Selain itu, rebab juga digunakan sebagai alat untuk upacara pengobatan tradisional yang disebut ‘pateri‘.

Rebab merupakan hasil dari pengaruh Timur Tengah dan Siam atau Patani. Rebab dibagi menjadi lima bahagian utama, yaitu bagian kepala, bagian batang, bagian badan, bagian tumit, dan bagian penggesek.


 Bahagian  Ciri-ciri/fungsi  Cara pembuatan
 Badan
  • Dibuat kayu nangka.
  • Berukuran 25 cm x 20 cm x 15 cm.
  • Mempunyai ketebalan 8 cm.
  • Pohon nangka ditebang dan diketam untuk melicinkan permukaannya.
  • Kemudian dipahat sehingga menjadi seperti bentuk tempurung.
  • Badan akan ditutup dengan kulit usus lembu yang telah dikeringkan dan dilem untuk menghindari dari kerusakannya ketika dimainkan.
Kepala
  • Dibuat dari pohon kayu tembusu.
  • Berukuran antara 45 hingga 55 cm.
  • Pemintal tali rebab dibuat dari pohon sena dan berukuran 13 cm masing-masingnya.
  • Kayu akan diracik menurut bentuk dan motif yang diingini.
 Batang
  • Dibuat dari kayu tembusu.
  • Panjangnya 30 cm.
  • Bagian atas digunakan sebagai perenggang dan berukuran 28 cm.
  • Kayu diracik seperti bentuk yang diinginkan.
 Tumit
  • Berukuran 10 cm.
  • Dibuat dari pohon sena.
  • Ia berfungsi untuk memperkuat keseluruhan alat musik ini.
 
 Penggesek
  • Dibuat dari pohon belimbing karena lembut dan mudah dilengkungkan.
  • Menggunakan tali tangsi yang yang ukurannya berbeda yang satu dengan lainnya (halus, sederhana, dan besar).
 

Rebab menjadi alat musik utama dalam pertunjukan seni tari. Alat musik ini terbukti menjadi penting, ketika memasuki babak yang disebut dengan ‘menghadap rebab‘, pada awal pertunjukan Mak Yong. Tidak semua orang mampu menghasilkan rebab dengan baik. Hanya orang yang mempunyai kempampuan di bidang ini yang dapat menghasilkan rebab yang menarik dan bunyi yang mendayu-dayu. Pembuatnya perlu mematuhi pantang larang jika ingin menghasilkan sebuah rebab yang baik. Mereka dianjurkan tidak memotong kayu ketika waktu magrib atau tengah hari. Mereka juga dianjurkan untuk tidak menebang pokok secara sungsang. Kayu-kayu yang telah ditebang juga tidak boleh dilangkahi.

Alat musik ini cukup unik berdasarkan penggunaan di berbagai jenis kayu untuk menghasilkan rebab. Jenis kayu tersebut seperti tembusu, nangka, sena, dan belimbing. Selain itu, keunikan rebab ini dilihat dari sudut keindahan ukiran di bagian kepala rebab yang bermotifkan mahkota. 

Sumber :

  1. Pusat Penelitian Kebudayaan dan Kemasyarakatan Unversitas Riau, Atlas Ensiklopedia Kebudayaan Melayu Riau, (Pekanabaru, Yayasan Bandar Seni Raja Ali Haji, 2005).
  2. http://www.karyanet.com.my
Credit photo : malaysiana.pnm.my
Dibaca : 32.211 kali.

Berikan komentar anda :

Silakan Login Untuk Komentar

Silakan Login atau Mendaftar terlebih dahulu jika anda belum menjadi anggota.

 Kolom untuk yang sudah menjadi member
Email
Password