|
Adalah sebuah upacara syukuran pasca panen raya. Konon, upacara ini dilakukan oleh hampir seluruh suku Dayak. Namun saat ini hanya dilakukan oleh sub suku Dayak Kanayan yang masih berprofesi sebagai petani. Upacara ini sebetulnya hampir sama dengan upacara serentaun di daerah Kuningan atau daerah-daerah lain di Nusantara, dengan penamaan yang berbeda-beda, sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil panen yang diperoleh. |