Merupakan tarian yang dibawakan oleh sekelompok gadis suku Dayak Kenyah dengan jumlah tidak pasti antara 10 hingga 20 orang. Menurut riwayatnya, tari bersama ini diciptakan oleh seorang kepala suku Dayak Kenyah di Apo Kayan yang bernama Nyik Selung, sebagai tanda syukur dan kegembiraan atas kelahiran seorang cucunya. Kemudian tari ini berkembang ke segenap daerah suku Dayak Kenyah. (WL/ensi/77/7-07)