Merupakan senjata tradisional masyarakat Bangka Belitung. Bentuk senjata ini menyerupai layar kapal dan mirip dengan parang atau golok di Jawa, namun ujung parang ini dibuat lebar dan berat guna meningkatkan bobot dengan kegunaan supaya sasaran dapat terpotong dengan cepat. Alat ini digunakan terutama untuk perkelahian jarak pendek dan juga dapat digunakan untuk menebang pohon, karena bobot ujungnya yang lebih besar dan lebih berat. Parang ini berdiameter sedang atau sekitar 40 cm. (WL/ensi/84/7-07)