Adalah orang yang mempunyai profesi sebagai penglipurlara (Ind. pelipurlara) yang hanya terdapat di negeri Perlis, Malaysia. Disebut sebagai awang batil karena pelipurlara ini biasa menggunakan batil (perkakas yang terbuat dari tembaga yang biasa digunakan untuk menampung air) sebagai musik iringan. Biasanya, awang batil akan mengembara dari satu kampung ke kampung lainnya untuk menyampaikancerita-ceritanya, terutama di rumah penyelenggara perkawinan. Awang batil banyak mempunyai cerita-cerita rakyat yang disampaikan secara jenaka. Pada bagian-bagian tertentu awang batil akan memakai topeng kayu agar unsur jenakanya lebih nampak. (WL/ensi/93/08-07)