Selasa, 5 Mei 2026   |   Arbia', 18 Dzulqaidah 1447 H
Pengunjung Online : 0
Hari ini : 7.311
Kemarin : 45.452
Minggu kemarin : 192.091
Bulan kemarin : 15.288.374
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
IMAGE GALLERY
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Ensiklopedi Melayu

Ono mbela

Ono Mbela adalah sejenis mahluk yang tinggal di atas pohon yang berhubungan dengan konsep leluhur orang Nias di Propinsi Sumatra Utara. Secara harfiah, ono mbela berarti manusia yang hidup di atas pohon. 

Mengenai keberadaanya, di kalangan orang Nias sendiri terdapat dua pendapat yang berbeda mengenai mahluk ini. Sebagian penduduk Nias meyakini bahwa Ono Mbela adalah benar-benar manusia yang pernah hidup di Nias. Sedangkan sebagian yang lainnya menganggap ono mbela bukan manusia, melainkan makhluk gaib yang menguasai segala macam binatang di hutan. Namun, mengenai ciri fisik yang dimiliki Ono Mbela, masyarakat Nias tidak berselisih pendapat. Ono Mbela memiliki rambut putih, kulit putih, berparas cantik, dan mata biru seperti orang Eropa.

Bagi mereka yang memercayai bahwa bahwa Ono Mbela adalah benar-benar manusia, mahluk ini dianggap sebagai penghuni pertama Pulau Nias. Untuk menjelaskan keberadaan Ono Mbela ini, ada dua hipotesis yang diajukan oleh para ahli. Hipotesis pertama menyebutkan bahwa Ono Mbela adalah tergolong ras Australomelanesid, manusia pertama yang menghuni wilayah Asia Tenggara. Seiring berjalannya waktu, mereka kemudian kalah bersaing dengan para pendatang yang memiliki kebudayaan lebih tinggi, yang sudah menguasai teknologi bercocok-tanam. Lambat laun populasi mereka terus menyusut dan punah, sehingga keberadaan mereka kemudian menjadi mitos bagi generasi sesudahnya.

Hipotesis yang kedua menyebutkan bahwa Ono Mbela merupakan ras Mongoloid yang datang lebih awal ke Nias yang sebenarnya sudah membawa kebudayaan neolitik, namun tidak berkembang di Nias karena kondisi lingkungan menuntut para pendatang ini mengembangkan tradisi perburuan.

(Afthonul Afif/ensi/4/11-08)

Sumber bacaan:

  • Hammerle, J., 2001, Asal-Usul Manusia Nias, Gunung Sitoli: Yayasan Pusaka Nias.
  • Sonjaya, J.A., 2008, Melacak Batu, Menguak Mitos: Petualangan Antarbudaya di Nias, Yogyakarta: Impuls dan Kanisius,