|
Pantai Lahilote Pantai Lahilote terletak di Kelurahan Pantai Pohe, Kecamatan Kota Selatan, kira-kira 6 km dari pusat Kota Gorontalo. Di pantai ini terdapat sebuah batu yang berbentuk tapak kaki manusia. Konon dalam legenda Gorontalo, tapak kaki ini merupakan bekas pijakan kaki seorang pemuda Gorontalo yang bernama Lahilote yang ketika itu jatuh dari negeri kayangan. Singkat cerita, Lahilote adalah seorang pemuda yang sempat memperistri seorang bidadari yang bernama Boyilode Hulawa. Setelah beberapa lama mereka berumah tangga, sang bidadari tadi pulang ke negeri asalnya di kayangan. Lahilote nekad menyusul istrinya ke negeri kayangan. Berkat kesaktiannya, Lahilote akhirnya sampai di kayangan dengan bantuan lentikan rotan yang disebut Hutiya Mala dan akhirnya bertemu dengan istrinya (http://www.indonesia.go.id). Mereka sempat tinggal beberapa lama di kayangan. Namun, nasib malang menimpa Lahilote karena rambutnya mulai beruban. Undang-undang negeri kayangan menjatuhkan hukuman bahwa Lahilote harus kembali ke bumi karena negeri kayangan bukan tempat manusia yang mengalami proses ketuaan (beruban). Ia turun ke bumi dengan menggunakan tali yang dirajut dari rambut ubannya. Namun, nasib malang pun menimpanya. Tali yang digunakannya putus, dan jatuhlah ia dengan derasnya ke bumi dalam posisi berdiri. Kaki kanannya jatuh di Pantai Pohe, sedangkan kaki kirinya jatuh di Pelabuhan Kwandang. Botu berarti batu, Liyodu berarti tapak kaki, jadi Botu Liyodu adalah batu berbentuk tapak kaki (http://www.malaytourism.com). Lagenda lahilote ini sampai sekarang masih dituturkan oleh masyarakat sebagai cerita rakyat bagi generasi selanjutnya. Pantai lahilote tetap menjadi obyek wisata bagi masyarakat Daerah Gorontalo dan wisatawan dari manca negara. (Afthonul Afif/ensi/22/09-2009) Sumber Bacaan: Sumber Foto: |