|
Tambo adalah uraian tentang sejarah suatu daerah namun seringkali bercampur dengan dongeng. Tambo berawal dari tradisi lisan (tradisi tutur) yang kemudian dituliskan. Tambo merupakan salah satu bentuk ekspresi atas kesadaran masyarakat terhadap masa lalu. Tambo berisikan tentang seluk beluk kebudayaan dan adat serta asal-usul masyarakat. Dalam Tambo terkandung narasi-narasi kesejarahan yang ditujukan untuk berbagai kepentingan sebagai ekspresi atas kondisi sosial pada waktu di mana Tambo itu dibuat. Pengisahannya tidak berbeda dengan tradisi-tradisi lisan lainnya, terutama kandungan cerita yang sulit dipertanggungjawabkan kebenarannya karena sering bercampur dengan hal-hal yang tidak empiris. Kisah-kisah yang dipaparkan dalam tambo pada umumnya tidak terlalu menghiraukan kebenaran dan penyampaian kejadiannya sering tidak kronologis (anakronis). (Iswara NR/ensi/13/11-2009) Daftar Bacaan: Irhash A. Shamad, “Tambo Sebagai Sumber Penelitian Sejarah”, diunduh tanggal 29 November 2009 dari http://www.lppbi-fiba.blogspot.com/. |