Kamis, 18 Juni 2026   |   Jum'ah, 2 Muharam 1448 H
Pengunjung Online : 0
Hari ini : 4.391
Kemarin : 20.773
Minggu kemarin : 184.896
Bulan kemarin : 9.252.016
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
IMAGE GALLERY
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Ensiklopedi Melayu

Ureueng Mante

Menurut penelitian Karel Frederik Hendrik van Langen dalam karya ilmiahnya berjudul  Inrichting van het Atjehsche Staatsbestuur Onder het Sultanaat atau Susunan Pemerintahan Aceh pada Masa Kesultanan yang ditulis pada sekitar tahun 1886, disebutkan bahwa menurut cerita-cerita yang beredar di kalangan rakyat lokal di Aceh, Ureueng Mante adalah istilah yang digunakan untuk menyebut penduduk asli Aceh. Akan tetapi, van Langen belum dapat memastikan sejauh mana riwayat itu dapat dianggap benar. Van Langen juga belum berani menyimpulkan apakah kata “Mante” ada hubungannya dengan Suku Mantra yang mendiami wilayah antara Selangor dan Gunung Ophir di Semenanjung Melayu. Namun, sejauh masalah itu belum dapat dipecahkan, menurut van Langen, tetaplah bisa dianggap bahwa Mante adalah penduduk asal daerah Aceh, terutama karena nama itu tidak merujuk pada penduduk asal suku-suku bangsa lain.

(Iswara NR/ensi/28/12-2009)

Daftar Bacaan:

  • Karel Frederik Hendrik van Langen. 2001. Susunan Pemerintahan Aceh Semasa Kesultanan. Dialih-bahasakan oleh Aboe Bakar ke dalam bahasa Indonesia dari karya asli berbahasa Belanda dengan judul Inrichting van het Atjehsche Staatsbestuur Onder het Sultanaat. 1886. Banda Aceh: Dokumentasi dan Informasi Aceh.