Jumat, 19 Juni 2026   |   Sabtu, 3 Muharam 1448 H
Pengunjung Online : 111
Hari ini : 7.047
Kemarin : 20.773
Minggu kemarin : 184.896
Bulan kemarin : 9.252.016
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
IMAGE GALLERY
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Ensiklopedi Melayu

Bungan Malan Peselung Luan

Menurut W. William Conley dalam Maunati (2004), Dayak Kenyah di Kalimantan Timur percaya pada tiga jenis roh (bali), yaitu roh baik, jahat, dan yang tidak dapat diduga. Salah satu jenis roh baik dan dipuja dalam upacara keagamaan oleh suku Dayak Kenyah adalah Bungan Malan Peselung Luan. Bungan Malan Peselung Luan inilah yang lazim dikatakan sebagai Tuhan bagi Dayak Kenyah.

Menurut kepercayaan Dayak Kenyah, Bungan Malan Peselung Luan adalah makhluk di luar dunia manusia yang direpresentasikan sebagai sosok seorang wanita cantik (dewi) yang arif, bijaksana, sakti, dan mempunyai telinga yang panjang. Alasan inilah yang kemudian dibawa dalam tradisi wanita Dayak Kenyah untuk memanjangkan daun telinganya.

Selain dipuja dalam ritual keagamaan, dalam tradisi Dayak Kenyah, Bungan Malan Peselung Luan juga menjadi bagian penting dalam pertanian dan upacara tolak bala, misalnya dalam upacara Erau Kepala (permohonan doa sebelum membuka lahan) dan Ukaw Mending (doa ketika sebuah kampung tertimpa bencana).

(Tunggul Tauladan/ensi/01/01-2010)

Daftar Bacaan:

  • Yekti Maunati, 2004. Identitas Dayak: Komodifikasi dan politik kebudayaan. Yogyakarta: LKIS.