Minggu, 26 Oktober 2014   |   Isnain, 2 Muharam 1436 H
Pengunjung Online : 762
Hari ini : 4.042
Kemarin : 20.528
Minggu kemarin : 160.551
Bulan kemarin : 802.699
Anda pengunjung ke 97.274.608
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
IMAGE GALLERY
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Ensiklopedi Melayu

Kawin Semendo Rajo-Rajo

Merupakan bentuk perkawinan di mana suami dan isteri bertindak sebagai raja dan ratu yang dapat menentukan sendiri tempat kedudukan rumah tangga mereka. Suami tidak ditetapkan untuk tinggal di pihak isteri dan melepaskan kekerabatannya. Kedudukan suami dan isteri seimbang, baik terhadap jurai kekerabatan maupun suami, demikian pula terhadap harta kekayaan yang diperoleh selama perkawinan. Dalam perkembangan sekarang Kawin Semendo Rajo-Rajo terpecah lagi ke dalam empat bentuk perkawinan yang lazim terjadi di dalam adat istiadat Suku Bangsa Rejang di Bengkulu. Keempat bentuk perkawinan tersebut, yaitu Perkawinan Biasa, Perkawinan Sumbang, Perkawinan Ganti Tikar (mengebalau), dan Kawin Paksa.

(Tunggul Tauladan/endi/01/01-2010)

Daftar Bacaan:

  • Hilman Hadikusumo, 2003. Hukum perkawinan adat dengan adat istiadat dan upacara adatnya. Bandung: PT Citra Aditya Bakti.
  • Bambang Suwondo. TT. Adat dan upacara perkawinan daerah Bengkulu. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Proyek Penelitian dan Pencatatan Kebudayaan Daerah.