|
Merupakan salah satu ritual dalam upacara Erau di Kesultanan Kutai Kartanegara ing Martadipura (Kalimantan Timur). Beluluh berasal dari kata “luluh” yang berarti meluluhkan atau membersihkan. Ritual Beluluh dilakukan di atas bambu oleh Dewa dan Belian terhadap Sultan atau Putra Mahkota yang bertujuan untuk membersihkan diri dari unsur-unsur jahat, baik yang terlihat maupun tidak terlihat. Beluluh juga sekaligus sebagai pertanda bahwa upacara Erau telah dimulai. Dalam pelaksanaannya, Beluluh dilaksanakan pada beberapa waktu, yaitu: - Pada permulaan upacara Erau atau biasa disebut Awal
- Setiap hari ketika matahari telah menyingsing di ufuk barat selama upacara Erau dilaksanakan.
(Tunggul Tauladan/ensi/01/03-2011) Sumber: - Azmidi, 2010. Erau: Tradisi dan Spiritual Kesultanan Kutai Kartanegara. Tenggarong: Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Tenggarong.
|