Sabtu, 9 Mei 2026   |   Ahad, 22 Dzulqaidah 1447 H
Pengunjung Online : 734
Hari ini : 13.359
Kemarin : 31.987
Minggu kemarin : 209.627
Bulan kemarin : 15.288.374
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
IMAGE GALLERY
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Ensiklopedi Melayu

Buang-buang

Merupakan salah satu prosesi dalam acara Robo-robo yang dihelat setiap hari Rabu terakhir di bulan Safar. Acara ini merupakan tradisi di wilayah Kerajaan Mempawah, Kabupaten Pontianak, Kalimantan Barat. Prosesi Buang-buang dilakukan ketika kapal Raja Mempawah yang datang dari laut bertemu dengan kapal penjemput yang datang dari arah sungai Mempawah. Ketika kedua kapal ini bertemu di Kuala Mempawah, maka dikumandangkan adzan dan dilanjutkan dengan prosesi Buang-buang.

Prosesi Buang-buang merupakan sebuah ritual pembuangan beberapa sesaji ke Muara Kuala Mempawah (sungai Mempawah). Sesaji yang dibuang atau dilemparkan terdiri dari beras kuning, bertih, dan setanggi. Beras kuning dan bertih melambangkan kemakmuran dan kesejahteraan, sedangkan setanggi melambangkan keberkahan.

Prosesi Buang-buang bertujuan untuk menghormati dan mengakui keberadaan sungai dan laut sebagai salah satu sumber penghidupan masyarakat. Selain itu, Ritual Buang-buang juga bertujuan untuk menyelaraskan kehidupan masyarakat dengan alam sekitar.

(Tunggul Tauladan/ensi/01/02-2011)

Sumber:

  • Musni Umberan et.al., 1996-1997. Kerajaan-kerajaan di Kalimantan Barat. Pontianak: Balai Kajian Sejarah dan Nilai Tradisional Pontianak.
  • Raja Ali Haji, 2002. Tuhfat Al-Nafis: Sejarah Riau-Lingga dan daerah takluknya 1699-1864. Tanjungpinang:  Yayasan Khazanah Melayu.