Selasa, 28 April 2026   |   Arbia', 11 Dzulqaidah 1447 H
Pengunjung Online : 0
Hari ini : 504
Kemarin : 25.766
Minggu kemarin : 7.342.256
Bulan kemarin : 101.098.282
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
IMAGE GALLERY
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Ensiklopedi Melayu

Makan Saprahan

Merupakan ritual makan bersama di halaman depan Istana Amantubillah, Kerajaan Mempawah, di Kalimantan Barat, dengan menggunakan baki atau talam sebelum dimulai prosesi Robo-robo di Kuala Mempawah. Setiap baki/talam (saprah) yang berisi nasi dan lauk biasanya diperuntukkan bagi empat atau lima orang. Ritual Makam Saprahan memuat nilai simbolis, yaitu kebersamaan antaretnis dan agama karena pada saat makan tidak lagi dipersoalkan tentang status, agama, dan asal-usul seseorang.

Dalam Ritual Makan Saprahan ini dihidangkan berbagai masakan khas istana dan daerah setempat, seperti lauk opor ayam putih, sambal serai udang, selada timun, ikan masak asam pedas, dan sop ayam putih. Sebagai penganan pencuci mulut disuguhkan kue sangon, kue jorong, bingke ubi, putuh buloh, dan pisang raja. Sementara untuk minumnya, disediakan air serbat yang berkhasiat memulihkan stamina.

(Tunggul Tauladan/ensi/01/02-2011)