Senin, 20 Februari 2017   |   Tsulasa', 23 Jum. Awal 1438 H
Pengunjung Online : 3.415
Hari ini : 29.002
Kemarin : 23.996
Minggu kemarin : 215.672
Bulan kemarin : 4.156.978
Anda pengunjung ke 101.764.109
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
IMAGE GALLERY
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Sejarah Melayu

Masjid Jamik Daik


1. Sejarah Pembangunan

Masjid Jamik Daik dibangun pada masa pemerintahan Sultan Muhammad Riayat Syah (1761-1812 M), di saat ia memindahkan pusat kerajaan dari Bintan ke Lingga. Sumber setempat menyebutkan bahwa, pembangunan masjid dimulai sekitar tahun 1803 M. Seluruh bangunan asli berasal dari kayu. Ketika Masjid Penyengat selesai dibangun, Masjid Jamik ini kemudian dirombak dan dibangun lagi dari beton.

Struktur ruang utama masjid tidak menggunakan tiang untuk menyangga kubah atau loteng. Pada mimbar, terdapat tulisan yang terpahat dalam aksara Arab-Melayu (Jawi), bertuliskan: "Muhammad saw. Pada 1212 H hari bulan Rabiul Awal kepada hari Isnen membuat mimbar di dalam negeri Semarang Tammatulkalam." Tulisan ini memberi petunjuk bahwa mimbar indah ini dibuat di Semarang, Jawa Tengah, dengan memasukkan motif-motif ukiran tradisional Melayu.

2. Lokasi

Masjid Jamik Daik terletak di kampung Darat, Daik, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, Indonesia.

3. Luas

(Dalam proses pengumpulan data).

4. Arsitektur


(Dalam proses pengumpulan data).

5. Perencana

(Dalam proses pengumpulan data).

6. Renovasi

(Dalam proses pengumpulan data).


Kredit foto : www.wisatamelayu.com (koleksi Mahyudin Al Mudra)

______________

Informasi lain tentang Masjid Jamik Daik dapat dibaca di sini (WisataMelayu.com).

Dibaca : 6.481 kali.

Berikan komentar anda :

Silakan Login Untuk Komentar

Silakan Login atau Mendaftar terlebih dahulu jika anda belum menjadi anggota.

 Kolom untuk yang sudah menjadi member
Email
Password