Benteng Tujuh Lapis
1. Sejarah Singkat
Benteng Tujuh Lapis dibangun pada tahun 1835 oleh Tuanku Tambusai, sebagai basis pertahanan dalam melawan penjajah Belanda. Pada awalnya, benteng ini dinamai Kubu Aur Duri. Pada saat itu, juga dibangun beberapa benteng lainnya, seperti Kubu Baling-baling, Kubu Gedung dan Kubu Talikemain. Semua kubu ini dipersiapkan sebagai benteng untuk melawan Belanda.
2. Lokasi
Benteng ini terletak di desa Dalu-dalu, Kecamatan Tambusai, kabupaten Kampar, Riau, Indonesia.
3. Deskripsi Benteng
Benteng ini luasnya menyamai sebuah kampung, bertembok tebal, kokoh tujuh lapis, diperkuat dengan tanaman aur duri (bambu berduri) dan parit sedalam sepuluh meter. Benteng ini telah berkali-kali diserang Belanda, namun selalu gagal untuk ditaklukkan. Barulah pada bulan Desembar 1939, benteng ini berhasil direbut dan dihancurkan oleh Belanda. Namun, Tuanku Tambusai berhasil menyelamatkan diri.
4. Fungsi Sosial
Sebagai situs yang memiliki nilai perjuangan tinggi, benteng ini layak utuk dijadikan obyek wisata budaya. Setidaknya untuk mengingatkan pada sejarah perjuangan masyarakat Riau dalam menentang penjajahan.
Kredit foto: www.riau.go.id
____________
Informasi lain tentang Benetng Tujuh Lapis bisa dibaca di sini (WisataMelayu.com).
Dibaca : 12.055 kali.