Selasa, 21 Februari 2017   |   Arbia', 24 Jum. Awal 1438 H
Pengunjung Online : 3.754
Hari ini : 34.533
Kemarin : 23.996
Minggu kemarin : 215.672
Bulan kemarin : 4.156.978
Anda pengunjung ke 101.764.540
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
IMAGE GALLERY
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Sejarah Melayu

Prasasti-prasasti Mantram Buddhis dari Muara Jambi

a:3:{s:3:

Dari penggalian arkeologi yang dilakukan dalam rangka pemugaran Candi Gumpung, Muara Jambi, telah ditemukan sejumlah artefak, di antaranya 23 potongan atau lempengan emas kecil, yang berisi 24 buah prasasti pendek. Temuan tersebut didapat dalam kotak peripih.

Prasasti-prasasti tersebut telah ditranskripsi dan dibahas oleh Boechari (1984, 1985).

Menurut  Boechari, terdapat 24 transkripsi prasasti, di antaranya:

1.      Prasasti A.1  : //om wajraratna hūŋ //

2.      Prasasti A.2. : //om wajrakarma hūŋ //

3.      Prasasti A.3. : //om wajrapase hūŋ // dan seterusnya

Berdasarkan ciri-ciri paleografinya, ditemukan kecenderungan bentuk bulat dan adanya “kuncir” pada huruf-huruf tertentu, dapat disimpulkan bahwa tulisan-tulisan pada prasasti dari Candi Gumpung ini berasal dari pertengahan abad ke-9 M sampai permulaan abad ke-10 M (Boechari, 1984: 9; 1985: 237-238).

Sumber :

Hasan Djafar. 1992. Prasasti-Prasasti Masa Kerajaan Melayu Kuno dan Beberapa Permasalahannya. dalam Seminar Sejarah Melayu Kuno Jambi, 7-8 Desember 1992. Jambi: Pemerintah Daerah Tingkat I Jambi.

Dibaca : 7.003 kali.

Berikan komentar anda :

Silakan Login Untuk Komentar

Silakan Login atau Mendaftar terlebih dahulu jika anda belum menjadi anggota.

 Kolom untuk yang sudah menjadi member
Email
Password