Prasasti-prasasti Mantram Buddhis dari Muara Jambi
Dari penggalian arkeologi yang dilakukan dalam rangka pemugaran Candi Gumpung, Muara Jambi, telah ditemukan sejumlah artefak, di antaranya 23 potongan atau lempengan emas kecil, yang berisi 24 buah prasasti pendek. Temuan tersebut didapat dalam kotak peripih.
Prasasti-prasasti tersebut telah ditranskripsi dan dibahas oleh Boechari (1984, 1985).
Menurut Boechari, terdapat 24 transkripsi prasasti, di antaranya:
1. Prasasti A.1 : //om wajraratna hūŋ //
2. Prasasti A.2. : //om wajrakarma hūŋ //
3. Prasasti A.3. : //om wajrapase hūŋ // dan seterusnya
Berdasarkan ciri-ciri paleografinya, ditemukan kecenderungan bentuk bulat dan adanya “kuncir” pada huruf-huruf tertentu, dapat disimpulkan bahwa tulisan-tulisan pada prasasti dari Candi Gumpung ini berasal dari pertengahan abad ke-9 M sampai permulaan abad ke-10 M (Boechari, 1984: 9; 1985: 237-238).
Sumber :
Hasan Djafar. 1992. Prasasti-Prasasti Masa Kerajaan Melayu Kuno dan Beberapa Permasalahannya. dalam Seminar Sejarah Melayu Kuno Jambi, 7-8 Desember 1992. Jambi: Pemerintah Daerah Tingkat I Jambi.
Dibaca : 8.443 kali.
Berikan komentar anda :