Jumat, 21 Juli 2017   |   Sabtu, 26 Syawal 1438 H
Pengunjung Online : 4.881
Hari ini : 41.271
Kemarin : 75.246
Minggu kemarin : 692.982
Bulan kemarin : 6.361.067
Anda pengunjung ke 102.874.370
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
IMAGE GALLERY
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Sejarah Melayu

Prasasti-prasasti pada Bata Candi dari Muara Jambi

a:3:{s:3:

Dari beberapa candi di komplek percandian Muara Jambi, yaitu dari Candi Gumpung, Candi Tinggi, Candi Kedaton, Candi Gudanggaram, dan Candi Gedong, telah ditemukan 38 buah bata yang bertulisan pendek, terdiri dari 1-3 huruf. Prasasti-prasasti pendek tersebut ditemukan sejak tahun 1976, yaitu sejak dimulainya kegiatan dalam rangka pemugaran di komplek percandian Muara Jambi.

Transkripsi dan pembahasannya telah dilakukan oleh Machi Suhadi (1985). Prasasti-prasasti tersebut ditulis dengan huruf Jawa kuno, dan berdasarkan paleografinya, diperkirakan berasal dari abad 10-12 M. Sekarang disimpan di Museum Negeri Jambi. Berikut ini adalah transkripsi tersebut, menurut hasil pembacaan Machi Suhadi (1985: 259-260):

  1. Prasasti dari C. Gumpung (no. 28) I                : si
  2. Prasasti dari C. Gumpung (no. 12)                   : sǐ
  3. Prasasti dari C. Gumpung (no. 34)                   : ma
  4. Prasasti dari C. Gumpung (no. 36)                   : ya
  5. Prasasti dari C. Gumpung (no. 38)                   : nanayā
  6. Prasasti dari C. Gumpung (no. 40)                   : hacca (?)
  7. Prasasti dari C. Gumpung (no. 44)                   : śrī
  8. Prasasti dari C. Gumpung (no. 45)                   : hra
  9. Prasasti dari C. Gumpung (no. 47)                   : pra
  10. Prasasti dari C. Gumpung (no. 49)                   : hu
  11. Prasasti dari C. Gumpung (no. 50)                   : ka
  12. Prasasti dari C. Gumpung (no. 51)                   : ya
  13. Prasasti dari C. Tinggi ( no. 7)                         : laga
  14. Prasasti dari C. Tinggi (no. 25a)                      : ta atau tya
  15. Prasasti dari C. Tinggi (no. 25b)                      : ha atau hya
  16. Prasasti dari C. Tinggi (no. 30)                        : gā
  17. Prasasti dari C. Kedaton (no. 93)                    : grě (?)
  18. Prasasti dari C. Kedaton (no. 95                      : ta
  19. Prasasti dari C. Kedaton (no. 96)                    : gra
  20. Prasasti dari C. Kedaton (no. 97)                    : ya
  21. Prasasti dari C. Kedaton (no. 98)                    : gama
  22. Prasasti dari C. Kedaton (no. 99)                    : kaŋ
  23. Prasasti dari C. Kedaton (no. 100)                  : krě (?)
  24. Prasasti dari C. Kedaton (no. 101)                  : balwa atau bulya
  25. Prasasti dari C. Kedaton (no. 107)                  : gama
  26. Prasasti dari C. Gudang garam (no. 52)          : la
  27. Prasasti dari C. Gudang garam (no. 60)          : kha atau lu
  28. Prasasti dari C. Gedong (no. 77)                     : daprě (?)

Sumber :

Hasan Djafar. 1992. Prasasti-Prasasti Masa Kerajaan Melayu Kuno dan Beberapa Permasalahannya. dalam Seminar Sejarah Melayu Kuno Jambi, 7-8 Desember 1992. Jambi: Pemerintah Daerah Tingkat I Jambi.

Dibaca : 13.276 kali.

Berikan komentar anda :

Silakan Login Untuk Komentar

Silakan Login atau Mendaftar terlebih dahulu jika anda belum menjadi anggota.

 Kolom untuk yang sudah menjadi member
Email
Password