Prasasti Pagarruyung V
Prasasti Pagaruyung V berasal dari Ponggongan, kemudian dibawa ke Pagaruyung. Prasasti ini berupa fragmen batu andesit yang terdiri dari 5 baris huruf Jawa Kuna dan bahasa Jawa Kuna. Tampaknya prasasti-prasasti Adityawarman ditulis tidak hanya menggunakan satu bahasa, tetapi beberapa bahasa, seperti Bahasa Sanskrta, Melayu (kuna), dan Jawa Kuna. Dalam sebuah prasasti, ketiga bahasa tersebut kadang dicampuradukkan, kadang hanya dua bahasa, tetapi ada juga yang hanya satu bahasa.
Transkripsi:
- tani saha ta - - - - ya smra- - - - ita
- sadya matata si Satra - - - -(ta)naya- - ra
- satwascaskaraga sapata(?)- - - - - wana ma –
- parama taratwa sahannira ma - - - nara puspa
- - - - - (a)sana adityyawar (mman)- - - -nata wa
Terjemahan:
- tanah/ pertanian dengan ...
- (yang)bersedia menata (adalah) si Satra.... anak ...
- bunga gunung yang indah..sumpah(?)...
- terutama (yang bederet-deret?) dengannya... bunga
- ......(tempat duduk) Adityyawarmman...nata
Isi yang tercantum dalam prasasti tanpa tahun ini tampaknya berkaitan dengan suatu taman yang dikerjakan oleh seorang bernama si Satra. Penyebutan nama dengan kata sandang si jelas menunjukan pada kedudukan sosial tokoh tersebut sebagai orang kebanyakan, yang bernama Satra. Pembuatan taman tersebut dilengkapi dengan bunga-bunga yang diambil dari daerah pegunungan serta dilengkapi dengan tempat duduk/istirahat bagi Raja Adityawarman. tapi jelas berasal dari masa Aditywarman. (MAM/sej/05/12-07)
Kredit foto : Koleksi Balai Kajian dan Pengembangan Budaya Melayu Dibaca : 7.704 kali.
Berikan komentar anda :