Jumat, 17 April 2026   |   Sabtu, 29 Syawal 1447 H
Pengunjung Online : 0
Hari ini : 4.869
Kemarin : 143.251
Minggu kemarin : 249.242
Bulan kemarin : 101.098.282
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
IMAGE GALLERY
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Sejarah Melayu

Prasasti pada Arca Manjusri dari Candi Jago

a:3:{s:3:

Prasasti ini dipahat pada arca Manjusri yang ditemukan di Candi Jago. Transkripsinya telah dikerjakan oleh H. Kern dan diterbitkan dalam karya J.L.A. Brandes, Tjandi Singasari (1909). Prasasti ini terdiri dari dua bagian. Bagian pertama (Prasasti A) dipahat pada bagian depan arca, terdiri dari 3 baris tulisan. Bagian kedua (Prasasti B) dipahat pada bagian belakang arca dengan 7 baris tulisan. Prasasti ini berangka tahun 1265 Saka (1343/1344 M). Prasasti ini telah dibahas oleh F.D.K. Bosch dalam tulisannya yang berjudul “De Incriptie op net Maňjuçrī beeld van 1265 Çaka” (BKI, 77, 1921: 194-201). Peneliti lain yang telah membahas prasasti ini antara lain R. Pitono (1966) dan Machi Suhadi (1990). Prasasti acra Maňjuçrī dari Candi Jago ini tersimpan di Museum Nasional Jakarta, dengan nomor inventaris D. 214.

Isi prasasti ini tentang penempatan sebuah arca Maňjuçrī oleh Adityawarman di tempat pendarmaan Jina pada tahun Saka 1265. Adityawarman membangun pula sebuah candi Buddha di Bumi Jawa, dengan tujuan untuk menuliskan orang tua dan kerabatnya pada tahun 1265 Saka.

 

Sumber :

Hasan Djafar. 1992. Prasasti-Prasasti Masa Kerajaan Melayu Kuno dan Beberapa Permasalahannya. dalam Seminar Sejarah Melayu Kuno Jambi, 7-8 Desember 1992. Jambi: Pemerintah Daerah Tingkat I Jambi.

Dibaca : 12.271 kali.

Berikan komentar anda :

Silakan Login Untuk Komentar

Silakan Login atau Mendaftar terlebih dahulu jika anda belum menjadi anggota.

 Kolom untuk yang sudah menjadi member
Email
Password