Sabtu, 20 Desember 2014   |   Ahad, 27 Shafar 1436 H
Pengunjung Online : 772
Hari ini : 2.960
Kemarin : 15.138
Minggu kemarin : 186.674
Bulan kemarin : 631.927
Anda pengunjung ke 97.475.206
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
IMAGE GALLERY
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Sejarah Melayu

Prasasti Boom Baru - Palembang

a:3:{s:3:

Prasasti Boom Baru merupakan peninggalan Kerajaan Sriwijaya, ditemukan di pinggir Sungai Musi (Kelurahan 3 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang), dekat makam raja-raja Palembang yang terkenal dengan nama Kawah Tengkurep. Diduga, tempat temuan tersebut bukan tempata aslinya, ada kemungkinan batu tersebut terbawa arus Sungai Musi dan terambil bersama material sungai lainnya di daerah Boom Baru. Oleh sebab itu, prasasti ini disebut prasasti Boom Baru.

Prasasti ditulis diatas material batu, berbentuk bulat lonjong, berukuran 47 cm, dengan garis tengah 32,5 cm. Batu prasasti tersebut pecah menjadi dua bagian, karena disengaja oleh penemunya yang menduga berisi permata. Tapi, saat ini batu prasasti tersebut sudah disambung lagi dan sekarang disimpan di Museum Balaputera Dewa, Palembang.

Kondisi prasasti ini memang tidak utuh lagi, selain pecah menjadi dua, bagian atas prasasti juga pecah dan hilang. Ada sekitar 4-5 baris tulisan prasasti yang hilang. Tetapi, bagian tulisan prasasti yang hilang ini bisa dibandingkan dengan temuan prasasti lainnya, seperti prasasti Kota Kapur dan prasasti Palas Pasemah.

Prasasti ini menggunakan aksara yang mirip dengan aksara prasasti Kota Kapur. Dengan demikian, secara paleografis, diperkirakan prasasti berasal dari sekitar abad ke-7 M, kira-kira sezaman dengan prasasti Kota Kapur (686 M). Prasasti berisi kutukan atau sumpah (sapatha) kepada siapa saja yang berani melawan atau melanggar peraturan Kedatuan Sriwijaya.

Berikut ini transkripsi lengkap prasasti tersebut (huruf yang ditulis dalam tanda kurung merupakan huruf yang kurang jelas):

  1. ...(niuja)ri droha (ka)...
  2. tida ya bhakti tawa ārjawady- āku dngan...
  3. wunuh ya sumpah ni (suruh) tapik ya...(sriwijaya)
  4. ya dngan gotra santan ānya...
  5. maka langit urang maka sakit maka gila...
  6. upuh tūwa kasihan wasikarana itye (wamadi)...
  7. pulang ka ya muah yang dosanya muah...
  8. kad āci ya bhaktitatwa arj āwa dy- āku...
  9. datua sānti muah (kawuatanya) dngan gotra (santananya)
  10. samrddha swastha niroga nirupadrawa subhiksa muah ya (wanua)
  11. nya parāwis //0//.

Terjemahan:

  1. ...dikatakan durhaka...
  2. (apabila) ia tidak bakti dan tunduk (bertindak lemah-lembut) kepadaku (raja) dengan...
  3. dibunuh ia oleh sumpah dan di (suruh) supaya hancur oleh...(Śriwijaya)
  4. dengan sanak keluarganya...
  5. menyebabkan orang hilang ingatan (maka langit), menyebabkan orang sakit (maka sakit) dan menyebabkan orang gila (maka gila)...
  6. racun (upuh) dan tuba (tūwa), mengguna-gunai orang supaya cinta (kasihan),  mengguna-gunai orang supaya tunduk pada kemauannya (wasikarana), dan demikian selanjutnya (ityewamadi)...
  7. kembali (pulang) ke asalnya lagi ke dosanya lagi...
  8. tetapi apabila setiap kali  (kadaci) ia berbakti  dan tunduk kepadaku (dy-aku: maksudnya raja Sriwijaya)...
  9. dan taat kepada kedudukan raja (datua), ia akan menemukan perbuatannya (kawuatanya) kembali, sentosa selamat (santi) dengan sanak keluarganya (gotra santananya).
  10. tumbuh mencapai kemenangan (samrddha), selamat sejahtera (swastha), sehat walafiat (niroga), bebas malapetaka (nirupadrawa), makmur (subhiksa)
  11. seluruh megara dan penduduknya (wanuanya parawis) //0//.

Sebagai catatan tambahan, prasasti Boom Baru ditutup dengan lambang yang mirip dengan bagian penutup prasasti Kota Kapur, yaitu berupa ratna atau kembang teratai (lotus) yang berdaun bunga (petal) 8 buah dan diapit dua garis tegak (miring). Ada yang mengartikan ini sebagai simbol manggala om seperti pada prasasti Sriwijaya lainnya.

Dibaca : 10.166 kali.

Berikan komentar anda :

Silakan Login Untuk Komentar

Silakan Login atau Mendaftar terlebih dahulu jika anda belum menjadi anggota.

 Kolom untuk yang sudah menjadi member
Email
Password