Minggu, 31 Agustus 2014   |   Isnain, 5 Dzulqaidah 1435 H
Pengunjung Online : 1.018
Hari ini : 4.670
Kemarin : 18.201
Minggu kemarin : 150.178
Bulan kemarin : 420.919
Anda pengunjung ke 97.072.406
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
IMAGE GALLERY
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Sejarah Melayu

Masjid Agung Palembang

1. Sejarah Pembangunan

Pembangunan Masjid Agung Palembang berlangsung selama sepuluh tahun, dimulai pada hari Senin, 1 Jumadil Akhir 1151 H (1748 M) dan selesai pada hari Senin, 28 Jumadil Awal 1161 (1748 M). Masjid ini dibangun oleh Sultan Susuhunan Abdurrahman.

Selama masa penjajahan Belanda, Masjid Agung merupakan salah satu pusat perlawanan rakyat. Maka, tak heran, masjid ini pernah menjadi sasaran tembakan meriam Belanda. Dalam catatan, menara masjid ini enam kali hancur akibat tembakan meriam Belanda, namun, kemudian dibangun kembali oleh masyarakat Palembang.

2. Lokasi

Masjid Agung ini terletak di kota Palembang, Indonesia.

3. Luas

Luas bangunan masjid mencapai 1.080 meter persegi (30x36 m). Pada awalnya, masjid ini mampu menampung 1800 jamaah, tapi, setelah dilakukan perluasan, masjid mampu menampung 2300 jamaah. Karena jamaah bertambah banyak, kemudian kembali dilakukan perluasan, hingga masjid  mampu menampung 9000 jemaah. Jika kapasitas masjid ditambah dengan luas halaman, maka, masjid ini mampu menampung 15.000 jamaah.

4. Arsitektur

Arsitektur masjid ini cukup indah, menunjukkan adanya perpaduan antara Barat dan Timur. Namun, tata letaknya agak berbeda dari tradisi di Jawa, di mana, lokasi masjid menyatu dengan istana, sementara di Palembang, terletak agak berjauhan.

Bangunan utama yang digunakan untuk shalat berdenah segi empat, atapnya berlapis tiga, yang teratas berbentuk piramidal dengan hiasan mirip kelopak bunga pada bagian puncaknya. Konstruksi ini sebenarnya tidak berbeda dengan model joglo Jawa.

Atap piramidal di puncak-tengah tersebut disangga oleh empat kolom, dalam arsitektur Jawa disebut soko guru, orang Palembang menyebutnya tiang empat. Setiap bagian ujung-bawah dari atap tengah, mencuat keluar mengarah ke atas, mirip dengan arsitektur pagoda, klenteng dan bangunan tradisonal Cina lainnya.

Masjid mempunyai serambi (teras depan; porch) dengan arsitektur klasik Yunani-Dorik, seperti yang terdapat pada bagian depan kuil Yunani.

Pada tympanum, yaitu bidang segi tiga pada ujung depan atap dua sisi miring, disangga oleh kolom (tiang) depan yang penuh dengan hiasan kaligrafi Arab. Kolom-kolom tersebut berbentuk silindris beralur vertikal, berderet lima buah di depan dekat tangga. Di sekeliling masjid terdapat kolom yang bercorak Dorik, antara setiap dua kolom terdapat dinding dan jendela.

Masjid ini berbentuk simetris, pada bagian kiri dan kanannya, terdapat lagi semacam gerbang lateral dengan arsitektur Yunani.

Minaret masjid berdenah segi delapan, terdiri dari tiga bagian (lapisan; tingkat) dan tiga lantai. Jika dilihat dari luar, setiap bagian (tingkat) tampak dibatasi oleh molding horisontal dan balustrade yang melingkari badan minaret. Atap minaret berbetuk piramidal bersisi delapan, posisinya sedikit terangkat ke atas karena disangga oleh kolom-kolom pendek, sehingga terdapat celah antara atap dan dinding. Pada bagian dinding teratas, juga terdapat molding horisontal.      

5. Perencana

Perencana Masjid Agung ini adalah Sultan Susuhunan Abdurrahman.

6. Renovasi

Masjid ini telah beberapa kali direnovasi. Pada awal berdirinya, hanya mampu menampung 1800 jemaah. Kemudian, sejak tahun 1821 M, kembali direnovasi hingga kapasitas masjid mampu menampung 2300 jamaah. Perluasan saat itu dengan menambah lebar masjid 12 meter, dan panjangnya 18 meter. Sehingga secara keseluruhan, ukuran masjid menjadi 42x54 meter.

Seiring perkembangan, kota Palembang bertambah padat hingga masjid tidak mampu lagi menampung para jamaah. Untuk itu, dari tahun 1945 hingga 1969 M, masjid kembali direnovasi dengan menambah bangunan bertingkat, sehingga, secara keseluruhan, masjid mampu menampung 9000 jamaah.

Kredit foto : masjiddunia.blogspot.com

____________

Informasi lain tentang Masjid Agung Palembang bisa dibaca di sini (WisataMelayu.com).

Dibaca : 9.304 kali.

Berikan komentar anda :

Silakan Login Untuk Komentar

Silakan Login atau Mendaftar terlebih dahulu jika anda belum menjadi anggota.

 Kolom untuk yang sudah menjadi member
Email
Password