Istana Sultan Abdurrakhman Muazzam Syah
1. Sejarah Pembangunan
Istana ini mulai rusak sejak Sultan Abdurrakhman Muazzam Syah (1833-1911 M) meninggalkan Penyengat karena dimusuhi Belanda, akibat sikap beliau menentang pemerintahan Belanda pada tahun 1911 M. Beliau segera ke Daik, tapi kemudian bergegas meninggalkannya menuju Singapura, dan bermukim di sana sampai akhir hayatnya. Sejak itu, istana ini terlantar dan akhirnya runtuh sama sekali, yang tersisa tinggal puing-puing istana.
2. Lokasi
Istana ini terletak di Pulau Penyengat, Tanjung Pinang Barat, kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, Indonesia.
3. Luas
(Dalam proses pengumpulan data).
4. Arsitektur
(Dalam proses pengumpulan data).
5. Perencana
(Dalam proses pengumpulan data).
6. Renovasi
Bangunan bekas istana Sultan Riau yang terakhir ini hanya berupa puing-puing belaka. Dulu, istana ini disebut Kedaton, dengan lapangan luas di sekitarnya. Belum ada usaha renovasi dari pihak terkait untuk memperbaiki istana ini.
Dibaca : 7.625 kali.
Berikan komentar anda :