Dulang tembaga
Jenis dulang yang dikenal adalah dulang tembaga yang sudah mendapat tempat di hati masyarakat Melayu sejak dulu. Dulang ini dibuat dengan teknik acuan, sama halnya dengan teknik pembuatan periuk tembaga. Berdasarkan tutupnya, dulang tembaga dibagi dua: dulang yang menggunakan tutup dan yang tidak menggunakannya; berdasarkan ukurannya, ada dulang yang berukuran besar dan kecil; sedangkan menurut fungsinya, ada pula dulang yang khusus digunakan untuk meletakkan peralatan hantaran di kalangan Diraja atau kalangan orang ternama, yang dikenal dengan pahar. Bentuknya pun cukup berbeda dengan jenis dulang yang lainnya.
Ada dua jenis bentuk dulang: berkaki dan tidak berkaki. Jenis dulang berkaki pada umumnya dimiliki oleh kalangan bangsawan atau istana. Ukurannya berdiameter antara 15-25 cm di bagian permukaan dengan kedalaman 4 cm. Pada sisi/dinding dulang diukir dengan ukiran tembus di sekelilingnya. Di tengah-tengah pada bagian bawahnya dipasang kaki dulang berukuran panjang antara 3-7 cm. Bagian bawah kaki, ukurannya lebih besar dibandingkan dengan bagian atas dan tengah, dengan diameter 10 cm, agar dulang ini tidak mudah rebah. Sedangkan dulang yang tidak berkaki berbentuk bulat dengan diameter antara 10-20 cm dengan kedalaman 4 cm. Di setiap dindingnya diukir dengan ukiran tertentu, sehingga terlihat indah dan menarik. Jenis dulang yang tidak berkaki ini pada umumnya dimiliki oleh masyarakat Melayu pada umumnya.
Sumber : http://malaysiana.pnm.my
Dibaca : 14.578 kali.
Berikan komentar anda :