Anda pengunjung ke 105.216.314 Sejak 01 Muharam 1428 ( 20 Januari 2007 )
AGENDA
Belum ada data - dalam proses
Berita
24 november 2009 04:30
Paguyuban Bentuk Wahana Seni Tradisional
Balikpapan, Kalimantan Timur - Kota Beriman dihuni penduduk dari beragam suku bangsa di tanah air. Demi menjaga dan terpeliharanya kondusifitas kota sekaligus melestarikan ragam budaya yang ada, masyarakat membentuk sejumlah paguyuban.
Pada Sabtu (21/11), pengurus paguyuban mengadakan pertemuan di rumah jabatan wakil wali kota (Wawali). “Kami berusaha menyatukan ide dan pemikiran para tokoh paguyuban dalam memajukan seni dan budaya di kotaBalikpapan,” kata Leo Sukoco salah seorang tokoh paguyuban kepada Post Metro saat ditemui di tempat acara.
Menurut Leo, potensi yang dimiliki oleh kotaBalikpapan sangat besar, sebab berbagai suku bangsa hidup rukun di kota ini, yang masing-masing memiliki seni dan budaya daerah yang bisa dilestarikan sehingga menjadi keunggulan kotaBalikpapan dalam mengembangkan nilai seni dan budaya asli bangsa Indonesia.
Acara ini dihadiri langsung oleh Wawali HM Rizal Effendi SE dan Hj Arita Rizal, para praktisi seni dan sejumlah pengurus paguyuban di kotaBalikpapan. “Lewat paguyuban harus bisa meningkatkan kesatuan dan persaudaraan diantara masyarakat Balikpapan,” ujar Rizal saat menyampaikan sambutannya di depan para haidrin.
Ia yakin dengan adanya kerjasama yang baik diantara paguyuban di kotaBalikpapan akan menjadikan kotaBalikpapan lebih menarik, dan tidak mustahil akan menjadi kota tujuan wisata budaya sehingga hal ini akan meningkatkan pendapatan asli daerah.
Hal yang sama juga disampaikan Arita, bahwa perbedaan budaya yang ada di kotaBalikpapan justru menjadi sebuah kelebihan kota ini. Sebab kekayaan ini tentu tidak dimiliki oleh kota lainnya. Maka merupakan peluang yang baik bagi pengurus paguyuban untuk sama-sama melestarikan seni dan budaya daerahnya masing-masing.
Berdasarkan hasil kesepakatan para pengurus paguyuban yang menghadiri acara tersebut, mereka berupaya untuk menghimpun dan membentuk suatu wadah yang mengupayakan terhimpunnya berbagai ragam seni dan budaya di kotaBalikpapan dalam bentuk Wahana Seni Tradisional kotaBalikpapan sebagai langkah dalam mendukung kotaBalikpapan sebagai kota Pariwisata.(are)