Close
 
Selasa, 14 Juli 2026   |   Arbia', 28 Muharam 1448 H
Pengunjung Online : 521
Hari ini : 15.106
Kemarin : 26.610
Minggu kemarin : 264.494
Bulan kemarin : 7.211.288
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Berita

16 agustus 2007 02:52

Parade Budaya Lintas Etnis Kalimantan Tengah

DKD Kalimantan Tengah Awali Barisan Peserta Parade
Parade Budaya Lintas Etnis Kalimantan Tengah

Palangka Raya– Untuk memeriahkan hari ulang tahun (HUT) ke-62 Proklamasi Kemerdekaan RI, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar parade budaya lintas etnis yang tumbuh dan berkembang serta menambah khazanah seni dan budaya di Kalimantan Tengah.

Tahun ini, even rutin yang akan digelar pada hari Sabtu (18/8) lusa pukul 14.00 WIB tersebut akan diikuti oleh 13 paguyuban (kerukunan, Red) warga dari berbagai etnis yang ada di Kalimantan Tengah.

“Melalui parade budaya ini kita memantapkan persaudaraan dan persatuan dalam membangun Kalimantan Tengah,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Tengah Drs Hardy Rampay didampingi Kepala Subdinas Kebudayaan Drs Petrus Awan MSc kepada koran ini usai briefing di Aula Disdikbud, Rabu (15/8) pagi.

Menurut dia, para peserta parade budaya lintas etnis diwajibkan untuk menampilkan materi untuk parade yang terdiri atas kearifan sejarah dan kearifan budaya masing-masing dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Barisan peserta parade itu lanjutnya, dibuka oleh empat barisan drumben Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Model Palangka Raya, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Model Palangka Raya, SMPN-1 Palangka Raya dan SMP Katolik Santo Paulus Palangka Raya.

Di belakang keempat drumben tersebut, Dewan Kesenian Daerah (DKD) Kalimantan Tengah menjadi pengawal parade budaya lintas etnis, diikuti oleh Lembaga Musyawarah Masyarakat Dayak dan Daerah Kalimantan Tengah (LMMDD KT).

Berdasarkan catatan yang telah diterima panitia lanjut Hardy yang juga Ketua Umum DKD Kalimantan Tengah, ada 13 kerukunan warga yang telah terdaftar dan menyatakan kesiapan mengikuti parade budaya tersebut.

Ke-13 kerukunan warga itu adalah; Kerukunan Keluarga Sriwijaya (kerukunan warga Pulau Sumatera bagian selatan), Paguyuban Saiyo Sakato (kerukunan warga Sumatera Barat), Paguyuban Puri Pasak Bumi dan Pakuwojo (kerukunan warga Jawa Tengah, Yogyakarta dan Jawa Timur), Kerukunan Warga Sumatera Utara, Kerukunan Masyarakat Kawanua Sulawesi Utara, Paguyuban Lembur Kuring (kerukunan warga Jawa Barat), Kerukunan Masyarakat Papua, Kerukunan Masyarakat Naga Banjar (Kalimantan Selatan), Kerukunan Masyarakat Maluku, Kerukunan Masyarakat Bali, Kerukunan Masyarakat Flobamora (Flores, Sumba, Timor, dan Alor), serta Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan.

“Pada parade tersebut, para peserta juga akan menampilkan berbagai atraksi budaya yang ada sesuai dengan kearifan sejarah dan kearifan lokal masing-masing,” katanya seraya mengimbau masyarakat untuk menyaksikan parade yang dimulai di Budaran Besar, Palangka Raya.

Sumber : www.kaltengpos.com
Kredit foto : www.kalteng.go.id


Dibaca : 4.655 kali.

Tuliskan komentar Anda !