Kamis, 9 September 2010   |   Khamis, 30 Ramadhan 1431 H
Pengunjung Online : 437
Hari ini : 4.094
Kemarin : 17.778
Minggu kemarin : 124.285
Bulan kemarin : 520.943
Anda pengunjung ke 78.846.810
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Berita

27 juli 2010 09:29

Kemilau Sumatera Wadah Promosi Pariwisata Babel

Kemilau Sumatera Wadah Promosi Pariwisata Babel

Pangkalpinang, Babel - Gubernur Bangka Belitung (Babel) Eko Maulana Ali menyatakan bahwa Festival Kemilau Sumatera pada 24 hingga 27 Juli 2010 di Kota Pangkalpinang merupakan wadah untuk mempromosikan potensi pariwisata di "Negeri Laskar Pelangi" itu.

"Festival Kemilau Sumatera diharapkan sebagai wadah promosi kepariwisataan se-Sumatera untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara," kata Eko Maulana Ali di Pangkalpinang, Minggu.

Menurut dia, meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan adalah ukuran suksesnya pembangunan kepariwisataan di provinsi itu.

"Berbagai pihak harus bersinergi dalam meningkatkan pembangunan pariwisata, pemrintah dan swasta harus bergandengan tangan untuk memajukan pariwisata," kata gubernur.

Ia menambahkan, pariwisata merupakan sektor andalan di Babel sehingga terus ditingkatkan pembangunannya. Salah satunya dengan mengadakan berbagai kegiatan untuk mempromosikan potensi kepariwisataan.

"Untuk membangun kepariwisataan daerah pemerintah pusat telah mengeluarkan semboyan `Visit Indonesia Years 2008` dan Babel telah mengeluarkan semboyan `Visit Babel Archi 2010`," ujarnya.

Menurut Gubernur Eko Maulana Ali, adanya program "Visit Babel Archi 2010" telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Babel, antara lain berupa masuknya investor swasta untuk membangun sarana dan prasarana di daerah itu.

Masyarakat, katanya, telah merasakan dampak dari promosi kepariwisataan yang ada di Babel itu seperti peningkatan jumlah penerbangan dari dan menuju Pangkalpinang, bertambahnya tingkat hunian hotel dan meningkatnya industri rumah tangga di provinsi tersebut.

Dalam Festival Kemilau Sumatera itu ditampilkan Festival Serumpun Sebalai, Festival Gasing dan Festival Barongsai, yang semuanya bertaraf nasional.

"Jumlah Penduduk etnis China di Babel menempati urutan kedua, sehingga perlu diadakan festival barongsai sebagai tujuan melestarikan, menumbuh-kembangkan dan memperkenalkan seni barongsai kepada masyarakat," kata gubernur. (fb/FB/ant)

Sumber: http://www.beritadaerah.com
Sumber Foto: kompas.com

Dibaca : 120 kali.
Share
Facebook

Tuliskan komentar Anda !