Close
 
Jumat, 17 April 2026   |   Sabtu, 29 Syawal 1447 H
Pengunjung Online : 2.845
Hari ini : 44.672
Kemarin : 36.578
Minggu kemarin : 249.242
Bulan kemarin : 101.098.282
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Berita

27 desember 2010 06:09

Denpasar Festival Dimeriahkan “Fashion on the Street”

Denpasasr, Bali - Mulai Selasa (28/12) besok hingga Jumat (31/12) mendatang, Pemkot Denpasar kembali bersinergi dengan komponen masyarakat menggelar Denpasar Festival. Perhelatan yang memasuki tahun ketiga ini merupakan bingkai puncak ekspresi kreativitas dan budaya unggulan yang mengacu pada potensi lokal. Agenda tahunan ini akan dibuka Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra ditandai dengan penancapan Kayonan yang dipusatkan di kawasan Patung Catur Muka.

Acara pembukaan yang akan dimulai pukul lima sore ini diisi dengan berbagai atraksi kesenian dan budaya. Di antaranya parade potensi lokal, fashion on the street, jegog jazz, dan tarian kontemporer ’’Mapantigan’’.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar Putu Budiasa mengatakan hal itu saat ditemui di sela-sela persiapan pelaksanaan Denpasar Festival, Minggu (26/12) kemarin. Budiasa menambahkan, Denpasar Festival ini dipersiapkan secara optimal yang diharapkan dapat memberikan kebanggaan terhadap masyarakat Kota Denpasar, sehingga bisa dijadikan ikon akhir tahun yang tidak terlupakan. ’’Festival akhir tahun ini sekaligus dijadikan refleksi kehidupan masyarakat kota yang memiliki sekian banyak budaya unggulan sebagai pijakan mengembangkan budaya kreatif masyarakat,’’ ungkap Budiasa didampingi Kadis Perindustrian dan Perdagangan Wayan Gatra.

Gatra menambahkan, Denpasar Festival juga merupakan perwujudan kerja sama antara pemerintah dengan masyarakat dan tampilan bentuk nyata potensi yang dimiliki Pemkot dan masyarakat Denpasar. Untuk itu masyarakat diharapkan berpartisipasi aktif dalam menyukseskan even tahunan ini. Terkait persiapan, pihak panitia sudah dalam posisi siap untuk menggelar festival yang juga melibatkan berbagai komunitas kreatif Denpasar.

Menurut Wayan Gatra, perhelatan ini akan lebih menarik dari pelaksanaan tahun sebelumnya. Setidaknya dalam even kali ini akan melibatkan 6.900 peserta dan 272 stan. Termasuk 30 stan untuk usaha endek dan bordir serta 40 stan untuk usaha multiproduk. Selain itu dalam even tahun ini juga akan menggelar 100 persen produk Indonesia. ’’Artinya kita menggugah masyarakat untuk membeli dan menggunakan produk buatan Indonesia,’’ jelasnya.

Sumber: http://www.balipost.co.id
Sumber Foto: http://www.antarafoto.com



Dibaca : 1.385 kali.

Tuliskan komentar Anda !