Anda pengunjung ke 105.216.314 Sejak 01 Muharam 1428 ( 20 Januari 2007 )
AGENDA
Belum ada data - dalam proses
Berita
01 februari 2011 03:40
LAM Bengkalis Ajak Kasek dan Tomas Jaga Indentitas Melayu
Bengkalis, Riau - Lembaga Adat Melayu Riau (LAM) Kabupaten Bengkalis, taja kegiatan dalam upaya memberikan pemahaman kepada masyarakat, tentang pentingnya mempertahankan budaya dan istiadat Melayu. Tidak semata mengutamakan pembangunan fisik, tapi juga pembangunan sumber daya manusia (SDM). Karena adat budaya Melayu sarat dengan nilai normatif, tunjuk ajar untuk menghasilkan manusia yang santun dan beradab. Karena masyarakat bangsa ini tidak hanya memerlukan manusia yang pintar, tapi juga berbudi pekerti luhur.
Hal tersebut diungkapkan ketua LAMR Kabupaten Bengkalis, yang diwakili Masdarudin M.Ag, disela-sela menghadiri acara dialog interaktif, Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Dalam Kehidupan Masyarakat, Perspektif Agama, Budaya, dan Psikologis, yang ditaja oleh LAM Bengkalis, Kamis (27/1/11) di Pondok Pesantren Darul Falah, Pematang Duku Bengkalis.
“Diantara sumber nilai yang bisa dijadikan pilihan dalam membentuk kepribadian anak didik adalah adat istiadat Melayu. Karena adat Melayu sarat dengan nilai normatif, tunjuk ajar untuk menghasilkan manusia yang santun dan beradab. Kita menghimbau kepada semua kalangan, untuk tidak semata mengutamakan pembangunan fisik, tapi juga pembangunan sumber daya manusia (SDM),” paparnya.
Dikatakan Masdar, Adat Melayu dan Islam tidaklah bertentangan. Antara Islam dan Melayu telah mengalami persebatian, sehingga melahirkan satu corak kebudayaan elegan yang jauh berbeda dengan model Islam Arab (Timteng), yang kaku, sempit dan sangat harfiah.
“Oleh karena itu, adat istiadat Melayu harus dipertahankan dan dilestarikan agar masyarakat Melayu tidak kehilangan identitas dan jati dirinya,” pinta Masdar.