Minggu, 23 Agustus 2026   |   Isnain, 9 Rab. Awal 1448 H
Pengunjung Online : 765
Hari ini : 12.744
Kemarin : 20.520
Minggu kemarin : 178.006
Bulan kemarin : 11.454.048
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Berita

08 sepember 2007 04:14

Benteng Oranye Ternate Tidak Terurus

Benteng Oranye Ternate Tidak Terurus

Ternate- Para pengunjung benteng Oranye di Kota Ternate, Maluku Utara (Malut) menyayangkan tidak terurusnya benteng yang dibangun Portugis pada abad k-16 saat berkuasa di Ternate itu, padahal nilai sejarahnya yang sangat tinggi.

"Sayang ya, benteng Oranye ini dibiarkan tak terurus, padahal nilai sejarahnya sangat tinggi dan sudah dikenal luas. Setiap orang yang berkunjung di Ternate, pasti yang pertama ingin dilihatnya adalah benteng ini," kata seorang pengunjung benteng Oranye, Sunarjo di Ternate, Rabu.

Benteng yang terletak di pusat Kota Ternate itu memang tampak tidak terurus. Bagian depan benteng itu, dipenuhi oleh kios-kios pedagang, sedangkan bagian dalam benteng, dipenuhi rumah warga, sehingga kesannya sebagai benteng nyaris tak tampak lagi.

Sunarjo yang mengaku datang dari Surabaya itu mengatakan, pemerintah daerah setempat seharusnya tidak membiarkan kondisi benteng Oranye seperti itu, karena selain memiliki nilai sejarah, juga bisa menarik minat masyarakat luar, terutama wisatawan untuk berkunjung ke Ternate.

Benteng tersebut seharusnya dipelihara secara baik dan dilengkapi dengan berbagai sarana penunjang untuk menguatkan keberadaannya sebagai benteng peninggalan Portugis, seperti museum yang berisi koleksi benda-benda peninggalan Portugis dan kios-kios cinderamata khas Ternate.

"Ternate ini, saya dengar terkenal dengan kerajinan besi putih dan sirup palanya. Di benteng ini seharusnya ada kios yang menjual produk khas Ternate itu, sehingga yang berkunjung di benteng ini bisa sekaligius membeli cinderamata khas Ternate itu," katanya.

Selain benteng Oranye, di Ternate ada pula benteng lain yang dibangun Portugis, seperti Benteng Toloko, Benteng Kalumata, Benteng Kastela dan Benteng Kota Janji.

Namun seperti halnya benteng Oranye, maka benteng-benteng tersebut juga umumnya tidak terawat dengan baik.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Ternate, Arifin Umasangaji mengatakan, Pemkot Ternate sudah lama ingin merevitalisasi benteng Oranye tersebut, tetapi terbentur pada adanya warga (purnawirawan TNI) yang ,masih bertahan di dalam kawasan benteng tersebut.

Namun Pemkot Ternate telah sepakat dengan Korem di Ternate untuk memindahkan para purnawirawan TNI yang tinggal di kawasan benteng Oranye itu. Pemkot Ternate telah menyiapkan lahan di dalam kota Ternate untuk merelokasi warga yang tinggal di kawasan benteng tersebut.

"Pemerintah pusat juga telah memprogramkan revitalisisi benteng Oranye tersebut, bahkan sudah ada tim dari pusat yang turun ke Ternate untuk melakukan survei terkait dengan rencana revitalisasi benteng tersebut. Semua anggaran untuk revitalisasi itu dari pusat," katanya. (Ant/OL-03)

Sumber : www.mediaindonesia.com
Kredit foto : www.asiawaves.net


Dibaca : 4.082 kali.

Tuliskan komentar Anda !