Jumat, 17 April 2026   |   Sabtu, 29 Syawal 1447 H
Pengunjung Online : 792
Hari ini : 92.143
Kemarin : 36.578
Minggu kemarin : 249.242
Bulan kemarin : 101.098.282
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Berita

04 juli 2011 05:08

Festival Singkawang, Perayaan Multi Etnik Kalimantan

Festival Singkawang, Perayaan Multi Etnik Kalimantan

Yogyakarta, Melayuonline – Selama 3 hari berturut-turut, sejak Kamis (30/06) hingga Sabtu (02/06), Festival Singkawang telah usai menyajikan berbagai gelaran seni budaya dan aneka pameran. Event ini dipusatkan di Mess Daerah dan Taman Burung. Sejak dibuka oleh Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Cristiandy Sanjaya, masyarakat Kalbar sudah dihentak dengan penampilan menawan sebuah tarian kolosal multi etnik, perpaduan dari rentak Melayu, gemulai tarian Dayak, dan Tionghoa, berpadu dengan alunan musik tradisi yang beragam, seakan ingin menunjukkan representasi keharmonisan antaretnis yang terjalin dalam kehidupan masyarakat Kalbar sehari-hari.

Event ini melibatkan seluruh Kabupaten dan Kota yang ada di Kalbar dengan menampilkan berbagai seni budaya daerah masing-masing. Salah satu penampilan yang sangat diminati adalah tampilan yang disebut “syair gulung” dari Ketapang dan Singkawang. Di arena ini diadakan juga perlombaan tradisional dan festival kuliner khas dari berbagai etnis seperti sotong kangkung, bubur gunting, rujak Tionghoa, dan lain-lain.

Selain itu, panitia juga menyediakan sedikitnya 30 stand pameran gratis untuk menggelar aneka suvenir UKM dan produk unggulan daerah di Kalbar berupa handicraft dan manik-manik, promosi serta informasi wisata, dan lain-lain. Bahkan ada beberapa peserta yang mendirikan tenda sendiri untuk stand pamerannya, karena stand yang tersedia telah penuh terisi. Untuk peserta pameran ini, panitia memberikan fasilitas berlebih berupa satu kamar dan makan tiga kali sehari untuk tiga orang, gratis. Tahun ini, kemeriahan disempurnakan dengan partisipasi aktif peserta dari provinsi Kalimantan lain, seperti Kaltim, Kalteng, dan Kalsel.

Perayaan ini benar-benar menuai kesuksesan besar, baik sebagai upaya pelestarian seni budaya maupun sebagai ajang promosi pariwisata. Para peserta dan pengunjung memadati area lokasi yang tersedia. Panggung utama seluas 18x6 meter, khususnya di waktu malam hari, juga nyaris tak pernah jeda menjadi ajang unjuk krestifitas seni budaya dari berbagai kabupaten dan kota dari provinsi se-Kalimantan. Kesuksesan ini berkat tingginya peran masyarakat yang semakin sadar akan arti penting festival ini bagi mereka dan promosi tingkat nasional yang dilakukan juga oleh Menbudpar di berbagai kesempatan. “Festival Singkawang ini memang salah satu dari dua event besar tahunan tingkat nasional yang ada di Kalbar dan dilaksanakan di Singkawang. Satu lainnya adalah Festival Cap Go Meh,” ujar Lies Indari, Kabid Pariwisata Disbudparpora Kota Singkawang.

Kalimantan Barat, khususnya Singkawang, telah benar-benar memanfaatkan kelebihan-kelebihan yang dimilikinya dalam kemeriahan ini. Keberagaman penduduk dengan berbagai keunikan budayanya adalah salah satu potensi besar dari kota ini. Belum lagi keindahan kekayaan alamnya yang relatif belum terkoyak oleh deru perubahan. “Kekayaan lokal tersebut bisa memberikan manfaat besar bagi masyarakat di bidang ekonomi yang bermuara pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan,” pungkas Lies Indari.

(Agus Najib/01/07/2011)

Sumber Foto: http://www.pontianakpost.com


Dibaca : 1.617 kali.

Tuliskan komentar Anda !