Anda pengunjung ke 105.216.314 Sejak 01 Muharam 1428 ( 20 Januari 2007 )
AGENDA
Belum ada data - dalam proses
Berita
30 juli 2011 07:35
Warga Pekanbaru Sambut Ramadhan dengan Mandi Belimau
MelayuOnline – Bulan Ramadhan yang selalu dinanti oleh seluruh umat Islam di dunia akan segera tiba. Berbagai ritual dan tradisi penyambutan pun dilakukan oleh sebagian umat Islam. Karena Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah dan kesucian, maka juga harus disambut dalam kondisi yang suci. Maka kemudian lahirlah sebuah tradisi yang disebut petang megang dan mandi belimau kasai yang lazim dilakukan oleh masyarakat Melayu Riau. Tradisi ini, yang akan diadakan pada hari Minggu (31/07) atau sehari sebelum hari pertama puasa, dilakukan secara massal oleh masyarakat Pekanbaru yang difasilitasi oleh Pemerintah Kota Pekanbaru.
Acara ini akan dimulai siang hari dengan diawali berjalan bersama dari Kantor Pemerintah Kota Pekanbaru menuju Pemakaman Senapelan di Jalan Kesehatan untuk ziarah ke makam tokoh-tokoh Pekanbaru. Perjalanan kemudian dilanjutkan ke Masjid Raya Pekanbaru untuk shalat Ashar berjamaah. Usai shalat, rombongan akan berjalan bersama menuju tepian sungai di bawah Jembatan Siak I sebagai tempat puncak acara. Di sini, Walikota Pekanbaru akan melakukan secara simbolis prosesi mandi belimau kepada 10 orang anak.
Ritual ini rencananya diikuti oleh seluruh pejabat eksekutif mulai dari walikota, asisten, kadis, kabag, kabid, kasi, staf, camat, hingga lurah. Akan hadir pula tokoh-tokoh agama, budayawan, pengurus Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) dari kota sampai kecamatan, serta para undangan lain dan masyarakat umum. Semua yang hadir dalam acara ini diharapkan mengenakan busana Melayu. Untuk kemeriahan acara ini, Pemkot Pekanbaru telah menyiapkan bebek sebanyak 1.500 ekor untuk dilepaskan di Sungai Siak dan kemudian diperebutkan oleh masyarakat secara beramai-ramai.
Tradisi tahunan yang telah dilakukan sejak lama ini sebetulnya hanya ritual sederhana dengan memeras jeruk untuk didapatkan airnya kemudian dicampur dengan air dan diberi sedikit wewangian. Air ini kemudian dipakai membersihkan diri sebagai simbol mensucikan diri untuk menyambut bulan suci Ramadhan. Mandi Belimau dilakukan secara serempak oleh warga satu kampung. Belakangan, tradisi ini telah dimodifikasi dengan berbagai pertunjukan yang melibatkan banyak orang untuk menarik wisatawan mancanegara. “Tradisi ini menjadi event tahunan pariwisata Kota Pekanbaru namun tetap dikemas dengan sederhana dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan,” kata Anas Aismana, budayawan Riau.