Anda pengunjung ke 105.216.314 Sejak 01 Muharam 1428 ( 20 Januari 2007 )
AGENDA
Belum ada data - dalam proses
Berita
24 agustus 2011 09:00
Gendang Melayu Meriahkan Sahur Ramadhan
Ilustrasi
Melayuonline – Pada pertengahan bulan puasa ini telah dilangsungkan Festival Gendang Sahur yang diprakarsai oleh para remaja masjid di Kelurahan Kalumpang, Ternate, Maluku Utara dan Kantor Kementerian Agama Kota Ternate. Kegiatan ini adalah upaya untuk melestarikan tradisi yang sudah puluhan tahun dilakukan oleh kalangan remaja Melayu Ternate. Tradisi ini dilakukan dengan menyuguhkan kesenian tradisional bernuansa Islami berupa lagu-lagu yang diiringi dengan gendang Melayu. Kegiatan ini oleh masyarakat lazim disebut Gendang Sahur.
Gagasan penyelenggaraan festival ini berawal dari semakin maraknya kegiatan gendang sahur yang dilakukan oleh kaum muda, tetapi tidak lagi sesuai dengan tujuan awalnya. Banyak kelompok yang berdiri hanya untuk mencari keuntungan sendiri dengan cara berkunjung dari rumah ke rumah warga lalu meminta uang. Menurut Ketua MUI Kota Ternate, Ibrahim Saleh, pelaksanaan tradisi ini harus dikembalikan ke tujuan aslinya. Selama ini, menurut Ibrahim, gendang sahur, yang dulu dilakukan mulai jam 4 pagi WIT, saat ini seringkali dilakukan pada jam 1 dini hari WIT. Tujuan yang semula baik, justru menimbulkan masalah baru karena masyarakat merasa terganggu.
Peserta festival ini mencapai puluhan kelompok remaja masjid, organisasi kepemudaan, dan masyarakat umum. Dengan semangat, mereka sadar tengah melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi orang lain dan berupaya melestarikan tradisi yang baik. Gendang Melayu tidak saja mampu membangunkan warga tetapi juga menghibur di saat makan sahur. “Pemerintah sangat gembira dan mendukung sepenuhnya pelestarian kesenian Islami ini,” kata Wakil Walikota Ternate, Arifin Djafar. “Pemerintah akan mengangkat kembali seni-seni tradisi yang bernuansa Islami lain yang masih banyak belum tergali,” tekadnya. (Agus Najib/Brt/06/24-2011)