Close
 
Kamis, 30 April 2026   |   Jum'ah, 13 Dzulqaidah 1447 H
Pengunjung Online : 841
Hari ini : 14.520
Kemarin : 22.835
Minggu kemarin : 169.256
Bulan kemarin : 101.098.282
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Berita

19 sepember 2011 08:55

Ratusan Bahasa Daerah Terancam Punah

Ratusan Bahasa Daerah Terancam Punah

Kendari, Sultra - Ratusan bahasa daerah di nusantara terancam punah karena sudah semakin jarang digunakan. Perlu ada upaya penyelamatan jika kekayaan budaya bangsa itu ingin dipertahankan.

Hal itu dikemukakan Ketua Asosiasi Tradisi Lisan Pudentia MPSS di sela-sela lokakarya internasional "Celebrating Diversity" yang digelar di Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis (8/9/2011).

"Banyak bahasa daerah yang terancam punah jika tidak segera dilakukan upaya penyelamatan dengan berbagai cara, salah satunya pendokumentasian," katanya.

Ia mengatakan, Indonesia memiliki lebih kurang 700 bahasa daerah yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Namun, dari jumlah itu, hanya sembilan yang memiliki sistem aksara, yakni Aceh, Batak, Lampung, Melayu, Jawa, Bali, Bugis, Sunda, dan Sasak.

"Sisanya hanya diturunkan melalui tradisi lisan. Inilah yang perlu dikaji lebih jauh dan didokumentasikan agar tidak hilang," katanya.

Saat ini, Asosiasi Tradisi Lisan sedang melakukan program kajian langka untuk mencetak ahli-ahli dalam rangka penelitian dan penyelamatan bahasa-bahasa daerah itu. Mereka terdiri dari berbagai disiplin ilmu, di antaranya antropologi, linguis, sastra, dan arkeologi.

"Kami targetkan dalam waktu lima tahun kita sudah bisa mencetak lebih dari 200 ahli," kata Pudentia. 

Sumber: http://oase.kompas.com


Dibaca : 2.112 kali.

Tuliskan komentar Anda !