Close
 
Selasa, 4 Agustus 2026   |   Arbia', 19 Shafar 1448 H
Pengunjung Online : 441
Hari ini : 13.343
Kemarin : 31.067
Minggu kemarin : 203.350
Bulan kemarin : 11.454.048
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Berita

29 sepember 2011 08:47

Pesta Teluk Ambon 2011, Ajang Wisata dan Silaturahmi

Pesta Teluk Ambon 2011, Ajang Wisata dan Silaturahmi

MelayuOnline.com – Suasana Ambon yang baru saja dilanda konflik memang belum pulih seperti sediakala, namun tekad Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Maluku untuk menggelar Pesta Teluk Ambon 2011  tidak menjadi surut. Acara tahunan ini tetap akan digelar pada tanggal 30 September-1 Oktober 2011. Berlokasi di Tanjung Marthafons, kawasan Teluk Ambon, Maluku, festival ini tidak saja bertujuan untuk memperkuat pariwisata bahari Maluku yang berdampak positif terhadap kenaikan jumlah kunjungan wisatawan, akan tetapi diharapkan juga menjadi ajang silaturahmi antarwarga sehingga bisa mewujudkan perdamaian abadi di bumi Maluku.

Pesta Teluk Ambon 2011 akan diramaikan dengan berbagai macam perlombaan, di antaranya arumbai manggurebe yakni lomba perahu tradisional yang didayung oleh 30 orang, renang estafet menyeberang Teluk Ambon dengan peserta 2 orang tiap regu, memancing tradisional, dayung perahu tradisional (semang), perahu hias, dan lomba bersih lingkungan. Menurut panitia, hingga hari ini tidak ada satu pun peserta yang mengundurkan diri karena efek konflik. Seluruh peserta bahkan menyatakan siap mengikuti semua perlombaan. Selain itu, event ini juga akan menggelar berbagai atraksi seni dan budaya dari berbagai etnis yang ada di Ambon dan sekitarnya, serta pameran budaya dan hasil kerajinan usaha masyarakat.

Lomba arumbai manggurebe yang dipusatkan di Negeri Amahusu, Kecamatan Nusaniwe, akan menjadi penanda dibukanya festival ini oleh Gubernur Maluku, Karel Albert Ralahalu. Lomba ini sendiri melibatkan peserta yang terdiri dari komunitas Kristen dan Islam yang memiliki pertalian hubungan persaudaraan Pela-Gandong yang diharapkan menjadi titik cair konflik di Ambon. “Lomba yang mencerminkan kerukunan hidup orang basudara itu mudah-mudahan mencairkan dan menyejukkan suasana sehingga mampu mengembalikan keharmonisan yang diwariskan para leluhur,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Maluku, Flourence Sahusilawane.

Sebelumnya, panitia telah mengadakan sejumlah rangkaian kegiatan sebelum pesta teluk digelar. Pada Selasa (27/09) diselenggarakan lomba melukis tingkat SD dan SMP se-Kota Ambon di Museum Siwalima Ambon. Acara ini sekaligus untuk menyukseskan tahun kunjungan museum. Selanjutnya pada Rabu (28/09), bekerjasama dengan Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Maluku, digelar karnaval seni dan budaya yang melibatkan puluhan suku di Maluku. Antusiasme peserta dalam kegiatan ini semakin meyakinkan semua pihak akan keberlangsungan festival nanti. Bahkan, pemerintah pusat melalui Direktur Promosi Pariwisata Dalam Negeri Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, M. Faried, mengungkapkan optimismenya dan dukungan penuh terhadap kesuksesan acara yang merupakan bagian dari Program Kenali Negerimu Cintai Negerimu (KNCN) dan Wonderful Indonesia ini.

Pesta Teluk Ambon 2011 diyakini akan sukses dengan dihadiri oleh ribuan pengunjung, baik lokal, nasional, maupun mancanegara. Wisatawan dari mancanegara sudah banyak yang memberikan konfirmasi untuk berkunjung dan menyaksikan acara ini. Ditambah lagi, akan adanya pertemuan pemuda dunia (World Assembly of Youth) pada awal Oktober 2011 yang dihadiri oleh perwakilan pemuda dari 120 negara, diyakini akan menambah riuhnya pelaksanaan Pesta Teluk Ambon 2011.

Pihak Disbudpar Maluku juga telah siap menyambut para pengunjung dengan mempromosikan sejumlah destinasi menarik di wilayah ini, seperti wisata bawah laut di Negeri Laha (Kecamatan Teluk Ambon), Negeri Hukurila (Kecamatan Leitumut Selatan), Benteng Victoria di Pantai Mardika, Benteng Belgica yang dibangun Belanda pada 1610, dan Gong Perdamaian di jantung Kota Ambon.

(Agus Najib Afwan/Brt/08/09-2011)

Foto: http://jurnalpatrolinews.com


Dibaca : 2.735 kali.

Tuliskan komentar Anda !