Close
 
Rabu, 10 Juni 2026   |   Khamis, 24 Dzulhijah 1447 H
Pengunjung Online : 0
Hari ini : 5.808
Kemarin : 58.870
Minggu kemarin : 227.151
Bulan kemarin : 9.252.016
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Berita

13 oktober 2011 05:08

Festival Krakatau 2011, Promosi Wisata dan Tradisi

Festival Krakatau 2011, Promosi Wisata dan Tradisi

MelayuOnline – Perhelatan akbar yang melibatkan berbagai komponen masyarakat dari seluruh kabupaten dan kota se-Provinsi Lampung digelar pada 12-16 Oktober 2011, dengan tajuk Festival Krakatau 2011. Hajatan rutin setiap tahun yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Provinsi Lampung ini sudah yang ke-21 kalinya dan akan dihelat di beberapa titik lokasi yang tersebar di Kota Lampung. Festival ini diadakan bersamaan dengan penyelenggaraan Pasar Pariwisata Indonesia atau Tourism Indonesia Mart and Expo (TIME) 2011 di Lampung mulai 12-14 Oktober 2011. Rencananya, panitia akan mengajak peserta TIME dan turis asing lainnya menikmati pesta budaya, festival layang-layang, hingga berkunjung ke Gunung Anak Krakatau. Kedua acara ini telah resmi dibuka secara bersamaan pada Rabu (12/10).

Agenda Festival Krakatau 2011 dibagi dalam dua kategori, yaitu acara utama dan acara pendukung. Setelah pembukaan, acara utama dilanjutkan dengan parade budaya nusantara pada 13 Oktober 2011 berupa pawai tarian, permainan tradisional, pengantin adat Lampung, arak-arakan rhato (kereta) emas, gajah, topeng, dan lainnya. Pada 15 Oktober 2011 akan diadakan dua acara, yaitu acara Krakatau Night yang berisi makan malam dan hiburan berupa musik dan tari, dan acara Tapis Carnival yang menyajikan berbagai olahan kain khas Lampung dan melibatkan rumah mode, salon, dan desainer, sanggar budaya/seni, dan elemen pariwisata lainnya. Sebagai penutup, akan diadakan acara puncak berupa tour Krakatau yang akan diikuti oleh para turis dan 20 duta besar yang ada di Indonesia dengan menumpang kapal feri untuk mendekati Pulau Krakatau dan menyaksikan dari dekat keindahan pijar gunung Anak Krakatau.

Selain acara utama, ada beberapa acara pendukung yang telah dimulai sejak tanggal 8-16 Oktober 2011. Di antaranya, festival musik, ethnic graffity art contest, reli wisata motor, dan youth free style talent show, keempatnya digelar di kompleks Pusat Kegiatan Olahraga (PKOR) Way Halim. Lomba dan pameran foto serta pameran lukisan ditempatkan di salah satu hotel berbintang di Bandar Lampung, pan ensamble music Sumatra di Lapangan Korpri, bazaar kuliner khas Lampung dan pertunjukan atraksi gajah di Lapangan Enggal, atraksi paralayang/paramotor, dan festival layang-layang di Lapangan Menara Siger.

Event budaya yang telah masuk kalender kepariwisataan nasional ini juga bertujuan untuk mengenalkan adat, seni, dan budaya, serta mempromosikan pesona pariwisata Lampung kepada wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. “Satu hal yang harus dipegang dalam event ini, yaitu komitmen pelestarian tradisi-tradisi lama yang telah berpadu harmonis dengan ajaran agama,” pesan Gubernur Lampung, Sjachroedin ZP.

(Agus Najib/brt/04/13-2011)

Foto: http://www.wisatanesia.com


Dibaca : 1.596 kali.

Tuliskan komentar Anda !