Close
 
Rabu, 22 April 2026   |   Khamis, 5 Dzulqaidah 1447 H
Pengunjung Online : 115
Hari ini : 5.990
Kemarin : 24.407
Minggu kemarin : 7.342.256
Bulan kemarin : 101.098.282
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Berita

10 februari 2012 03:21

Film Cak Bongak, Komedi Khas Melayu Medan

Film Cak Bongak, Komedi Khas Melayu Medan

Medan, Sumut - Rafi production, rumah produksi di Medan akhirnya meyelesikan film berjudul Cak Bongak, film ini khas Melayu Medan.

Cerita cak bongak ini sendiri, menggambarkan, ciri khas komedi masyarakat medan, dengan gaya dan dialectnya yang sedikit, mengunakan dialect melayu.

Dalam cerita Cak Bongak tersebut menceritakan, Cak Bongak yang diperankan Andy Mukly selalu membuat ulah dan meresahkan warga. Dan ia juga sering mengaku sebagai seorang wartawan, kali ini ketika mengaku seorang wartawan dirinya mengancam Tak Dayon yang diperankan Dayon Arora, dimana kepada Tak Dayon, Cak Bongak mengancam akan menyebarluaskan foto mesra Tak Dayon dengan Sahana yang diperanakan Eva Gumala Yanti.

Tentu saja, akibat ulah Cak Bongak, tak Dayon dan Sahna menjadi gunjingan ditengah-tengah masyarakat. Padahal foto mesra tersebut, diambil Cal Bongak, ketika Sahana menghampiri Tak Dayon di sebuah kedai kopi, untuk meminta tolong agar sahana menjadi warga tetap didesa tak dayon, namun ketika asik ngbrol , tanpa sadar cak bongak mengmabil foto merek.

Itulah sepenggal certa dari fil serial komedi yang disutradarai Yan Armani Lubis. Dalam certa tersebut jelas Yan, menggambarkan suasana masyarakat menjadi  sebuah serial komedi yang mempunyai ciri khas Medan.

"Certa ini seperti film serial Si Dol anak sekolahan, namun cerita cak bongak ini dirangkum menjadi sebuah cerita yang menggambarkan masyarakat medan dan film komedi ini sangat kental dengan logat melayu Medannya," sebut sang sutradara.

Setelah  4 hari melakukan syuting serial komedi di kolam pancing, pak jonjok di Jln Pelajar Marendal I, Medan Kamis (9/2/2012), proses pengambilan gambar pun tuntas.

Film serial komedi 12 episode tersebut mendapatkan apresiasi dari masyarakat sekitar kolam pancing tersebut. Hal ini dapat terlihat, dari begitu antusiasnya masyarakat sekitat yang menyaksikan syuting film tersebut.

Sumber: http://www.tribunnews.com


Dibaca : 1.441 kali.

Tuliskan komentar Anda !