Close
 
Senin, 24 Agustus 2026   |   Tsulasa', 10 Rab. Awal 1448 H
Pengunjung Online : 0
Hari ini : 6.349
Kemarin : 23.903
Minggu kemarin : 178.006
Bulan kemarin : 11.454.048
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Berita

21 juni 2012 05:33

Konsul Malaysia: Kasus Tor Tor Akibat Kesalahpahaman

Konsul Malaysia: Kasus Tor Tor Akibat Kesalahpahaman

Medan, Sumut - Konsul Jenderal Malaysia di Medan, Norlin Binti Othman, mengatakan permasalahan yang muncul soal pengakuan tari Tor Tor dan Gondang Sambilan terjadi akibat kesalahpahaman dalam mengartikan kata "diperakui atau memperakui".

"Diperakui atau memperakui di Malaysia dimaksudkan diangkat atau disahkan atau disetujui, bukan diklaim seperti yang diartikan di Indonesia. Masalah pengartian kata atau kalimat memang tampaknya sering menimbulkan masalah, tetapi dengan penegasan seperti ini, saya harap tidak ada masalah lagi," katanya di Medan, Rabu.

Dia mengatakan hal itu ketika bertemu dengan anggota DPD dari Sumatera Utara, Parlindungan Purba, yang datang ke Konsulat Malaysia untuk memperjelas permasalahan kasus Tor Tor dan Gondang Sambilan.

Norlin mengatakan, setelah tercatat sebagai bagian budaya di Malaysia maka Tor Tor dan Gondang Sambilan, sebagai warisan budaya Indonesia yang berasal dari Suku Mandailing, bisa lebih berkembang karena mendapat pembinaan.

"Terus terang, budaya Indonesia banyak disukai. Saya misalnya suka Tor Tor dan Gondang Sambilan, tetapi saya memang belum pernah melihat dipertunjukkan di Malaysia," kata Norlin yang sudah 2,5 tahun menjabat Konjen di Medan.

Menurut dia, berdasarkan data ada sekitar 500.000 orang suku Mandailing yang tinggal dan bahkan sudah menjadi warga negara Malaysia sejak puluhan tahun lalu.

"Mungkin karena mereka mau budaya mereka dilestarikan dan bahkan diperkenalkan lebih luas, mereka mengajukan ke pemerintah Malaysia untuk catatkan seperti yang dilakukan suku lainnya," katanya.

"Tapi sekali lagi saya tegaskan, pemerintah Malaysia tidak atau bukan mengklaim Tor-Tor dan Gondang Sambilan milik Malaysia," katanya.

Sumber:

http://www.antaranews.com


Dibaca : 1.070 kali.

Tuliskan komentar Anda !