Senin, 24 Agustus 2026 |Tsulasa', 10 Rab. Awal 1448 H
Pengunjung Online : 0
Hari ini
:
6.374
Kemarin
:
23.903
Minggu kemarin
:
178.006
Bulan kemarin
:
11.454.048
Anda pengunjung ke 105.216.314 Sejak 01 Muharam 1428 ( 20 Januari 2007 )
AGENDA
Belum ada data - dalam proses
Berita
27 juni 2012 06:15
Wajah Indonesia di Festival Bunter Siggenthal
London, Inggris - Masyarakat Indonesia berperan serta dalam kegiatan pertama kali pemerintah daerah Untersiggenthal di Kanton Aargau, Swiss, dengan memperkenalkan wajah Indonesia dalam sebuah acara festival budaya yang dinamakan "Bunter Siggenthal".
Mohammad Budiman Wiriakusumah dari Penerangan, Sosial dan Kebudayaan (Pensosbud) Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Bern, Swiss, kepada ANTARA News, Selasa, mengatakan bahwa festival itu bertujuan untuk mempererat persahabatan antar-anggota masyarakat.
Festival itu untuk menunjukkan keanekaragaman budaya yang dimiliki oleh masyarakat Untersiggenthal yang berasal dari 32 negara, diantaranya Indonesia, India, Jerman, Swiss, Amerika Serikat, Serbia, Macedonia dan Iran.
Festival Budaya ini menampilkan tari-tarian, lagu-lagu dari berbagai negara dan tidak ketinggalan makanan khas dan benda kerajian tangan dari masing-masing negara.
Indonesia menampilkan tarian Bali yang dibawakan oleh Nyoman Ruetzer dan mendapat sambutan meriah dari para pengunjung. Selain itu, Indonesia membuka warung tenda makanan khas Indonesia seperti sate ayam, bakmi goreng, bakwan, spring roll, kue pandan, dan udang goreng tepung.
Menurut Novie Eichenberger, koordinator masyarakat Indonesia di daerah itu, partisipasi mereka merupakan bentuk integrasi mereka terhadap kehidupan masyarakat setempat dan ternyata sambutan yang diterima cukup menggembirakan terbukti dengan habisnya makanan Indonesia yang dijual pada hari itu.
Festival itu juga merupakan ajang promosi wisata di mana KBRI Bern yang mendukung acara itu membuka pojok informasi dengan menyediakan brosur-brosur serta ajakan untuk berlibur ke Indonesia.
Pemerintah daerah Untersiggenthal, yang sistem pemerintahannya setara kecamatann di Indonesia, berwacana untuk mengadakan festival tersebut secara rutin, apalagi melihat animo pengunjung yang tidak hanya terdiri dari masyarakat sekitar.
Untersiggenthal di Kanton Aargau merupakan wilayah berpenduduk internasional karena bermarkas kantor perusahaan multi-nasional, terutama industri pembangkit tenaga listrik ABB dan Alstom, demikian Wiriakusumah.