Close
 
Sabtu, 22 Agustus 2026   |   Ahad, 8 Rab. Awal 1448 H
Pengunjung Online : 0
Hari ini : 992
Kemarin : 20.520
Minggu kemarin : 178.006
Bulan kemarin : 11.454.048
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Berita

03 juli 2012 08:49

Rumah Indonesia Marakkan "World Party" di Wales

Rumah Indonesia Marakkan "World Party" di Wales
Ilustrasi

London, Inggris - Para pengunjung ’World Party’, yakni festival musim panas di Lacrosse Field - Singleton Park, Swansea, Wales, Inggris Raya, akhir pekan lalu benar-benar terpukau oleh suguhan bertajuk ’Rumah Indonesia’.

Dilaporkan, ’Rumah Indonesia’ itu menampilkan pojok Dayak dan pojok Betawi dengan seperangkat ’funiture’ yang dihias serta dimarakkan aneka barang kerajinan maupun batik, sekaligus suguhan tarian tradisional.

"Festival musim panas yang diadakan di kota kecil berpenduduk sekitar 230 ribu jiwa dengan yang terkenal dengan panorama kecantikan pemandangan alamnya itu diorganisir ’City Council’," ujar pengurus PPI UK, M Fauzan Adziman.

Dikatakannya, acara yang dibuka Walikota Swansea, Lord Mayor Dennis James itu diadakan di kota pesisir pantai Barat Daya Wales, diikuti 10 komunitas berbagai negara, termasuk Indonesia.

Fauzan Adziman menambahkan, mahasiswa ’engineering’ dari ’Zienkiewicz PhD Scholar’, ’Swansea University’, UK, masyarakat Indonesia dan Alumni di Wales (MIAW) serta Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Wales, bahu-membahu menghadirkan ’stand’ pameran bernuansa rumah asli Indonesia, didukung KBRI London.

Tidak kurang dari 40 orang warga Indonesia di Wales hadir dan turut bekerja sama terlibat dalam mempersiapkan Rumah Indonesia untuk kali pertama di Wales.

Koordinator stand pameran ’Rumah Indonesia’, Onny Moore mengatakan, sebagai Orang Indonesia di Wales, ia sangat bangga dan ingin menunjukkan kebudayaan tradisional Nusantara kepada masyarakat sekitar.  Dilaporkan, Stand Indonesia ini berhasil menyedot ratusan pengunjung.

Stan tersebut didekorasi mahasiswi seni dan desain, Wulan Baker, didukung koordinator logistik Sisca Dunworth.

Aktivitas di ’Rumah Indonesia’ juga diramaikan dengan ’workshop’ untuk anak-anak, seperti menulis batik oleh Nifi Fleet, dan membuat anyaman batik kawung dengan bimbingan Lenny Adziman serta permainan congklak.

Walikota Swansea, Lord Mayor Dennis James, mengakui tim Indonesia telah bekerja keras menyiapkan ini semua. "Luar biasa," ujarnya.

Salah satu pengunjung di stand Indonesia menyampaikan perasaan yang nyaman.

Ia menganggap penampilan batik dan lukisannya luar biasa, belum lagi ramahnya orang Indonesia, sangat melekat di hati.

Sumber: http://oase.kompas.com


Dibaca : 1.437 kali.

Tuliskan komentar Anda !