Close
 
Kamis, 11 Juni 2026   |   Jum'ah, 25 Dzulhijah 1447 H
Pengunjung Online : 244
Hari ini : 7.939
Kemarin : 58.870
Minggu kemarin : 227.151
Bulan kemarin : 9.252.016
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Berita

14 sepember 2012 07:49

Pekalongan Luncurkan Stiker "World City of Batik"

Pekalongan Luncurkan Stiker "World City of Batik"

Pekalongan - Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah, meluncurkan stiker branding daerah "World City of Batik" sebagai upaya memopulerkan daerah itu sebagai pusat kota batik.

Kepala Bagian Perekonomian Kota Pekalongan Setyo Susilo di Pekalongan, Jumat, mengatakan peluncuran stiker "branding" ini akan dimulai dengan menempelkan pada mobil dinas pejabat satuan kerja perangkat daerah dan badan usaha milik daerah.

"Pemasangan stiker branding daerah ini juga bertujuan memeriahkan kegiatan Pekan Batik Nusantara (PBN) pada Oktober 2012," katanya.

Menurut dia, dengan penempelan stiker branding daerah itu diharapkan masyarakat dari berbagai daerah serta wisatawan asing lebih mengenal Kota Pekalongan sebagai kota batik dunia.

"Selama ini, branding batik hanya dikenalkan melalui pemasangan pin yang hanya menjangkau kalangan tertentu. Akan tetapi dengan pemasangan stiker ini jangkauannya akan luas karena masyarakat bisa melakukannya," katanya.

Ia mengatakan pertimbangan awal penempelan stiker branding pada mobil dinas karena bisa dibaca dan dilihat oleh banyak orang.

"Mobil dinas ini memiliki ruang gerak yang lebih luas dan bisa berkeliling di masyarakat. Misalnya, saat pejabat melakukan perjalanan dinas ke luar kota," katanya.

Kepala Dinas Perhubungan, Pariwisata, dan Kebudayaan Kota Pekalongan Doyo Budi Wibowo mengatakan pada 2012 Pemkot akan menerima bantuan revitalisasi Museum Batik Nasional Pekalongan untuk perbaikan sarana dan prasarana museum dari pemerintah pusat.

"Namun berapa jumlah anggaran yang berasal dari APBN itu kami belum tahu. Yang jelas dengan adanya bantuan itu perbaikan sarana dan prasaran museum ini akan membantu persyaratan Musemum Batik Nasional menuju museum internasional," katanya.

Sumber: http://www.antaranews.com


Dibaca : 1.702 kali.

Tuliskan komentar Anda !